Pemko Bukittinggi Tingkatkan Kualitas ASN Ramlan Nurmantias Serahkan Sertifikat Orientasi dan Bantuan Pendidikan

bantuan asn dan pppk walikota bukittinggi

Kota Bukittinggi — Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmantias, kembali menegaskan komitmennya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi. Dalam upaya memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN), beliau secara resmi menyerahkan sertifikat orientasi klasikal serta bantuan pendidikan kepada ASN yang telah mengikuti pelatihan dasar tahun 2025.

Acara yang berlangsung di Aula Balai Kota Bukittinggi itu menjadi momentum penting bagi para ASN untuk melangkah lebih profesional, sekaligus menjadi simbol pembinaan dan penghargaan atas dedikasi mereka terhadap pelayanan publik.

“Program orientasi klasikal ini menjadi pondasi awal bagi para ASN untuk memahami visi misi pemerintah daerah, serta nilai-nilai dasar ASN yang berintegritas dan profesional,” ujar Kepala BKPSDM Kota Bukittinggi dalam sambutannya.

Visi Kepemimpinan Baru untuk ASN Bukittinggi

Ramlan Nurmantias, yang resmi dilantik sebagai Wali Kota Bukittinggi pada awal 2025 menggantikan Erman Safar, mengusung visi birokrasi yang humanis, bersih, dan adaptif terhadap zaman. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya integritas dan kemampuan berpikir kritis di kalangan ASN.

“ASN itu pelayan masyarakat, bukan sebaliknya. Maka dari itu, pemahaman terhadap tugas, tanggung jawab, serta komitmen terhadap pelayanan publik harus terus ditingkatkan,” tegas Ramlan.

Dalam kegiatan ini, tidak hanya sertifikat yang diserahkan, namun juga bantuan pendidikan bagi ASN yang sedang menempuh pendidikan formal maupun nonformal. Hal ini menunjukkan adanya dukungan konkret dari Pemko Bukittinggi dalam pengembangan karir dan kapasitas ASN di berbagai sektor.

“Bantuan pendidikan ini adalah salah satu bentuk apresiasi kita terhadap ASN yang ingin terus meningkatkan kapasitas diri. Kami berharap hal ini bisa memberikan motivasi tambahan,” ujar Wali Kota.

85 ASN Lulus Orientasi Klasikal Tahun 2025

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), sebanyak 85 ASN dari berbagai perangkat daerah dinyatakan lulus program pelatihan dasar (Latsar) dan menerima sertifikat secara simbolis.

Program orientasi klasikal ini sendiri merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk menanamkan nilai-nilai dasar ASN: Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti-Korupsi. Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

“Kegiatan ini membuka wawasan saya tentang etika birokrasi dan pentingnya pelayanan yang humanis. Terima kasih kepada Pemko Bukittinggi atas fasilitasi yang luar biasa ini,” kata salah seorang ASN penerima sertifikat.

ASN Bukittinggi di Era Transformasi Digital

Saat ini, tuntutan terhadap ASN bukan hanya sekadar menjalankan fungsi administratif. Di era digitalisasi dan transformasi layanan publik, peran ASN semakin kompleks. Mereka diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan cepat, efisien, dan penuh empati.

Pemerintah pusat melalui Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mendorong semua daerah untuk melakukan digitalisasi layanan. Bukittinggi sebagai salah satu kota tujuan wisata utama di Sumatera Barat tidak bisa tertinggal dalam transformasi ini.

Oleh sebab itu, program pelatihan dan orientasi seperti ini menjadi sangat penting dalam menciptakan birokrasi yang modern dan berorientasi hasil.

Pendidikan ASN dan Tantangan Masa Depan

Pendidikan bagi ASN kini tidak lagi hanya formal. Banyak di antara ASN yang mengambil kursus kompetensi, pelatihan daring, hingga jenjang pascasarjana. Pemerintah Kota Bukittinggi menyadari hal ini dan mulai menyediakan berbagai bentuk dukungan, baik berupa beasiswa, bantuan pendidikan, hingga fasilitas waktu belajar.

Langkah ini juga sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang mendorong peningkatan kapasitas ASN sebagai kunci keberhasilan birokrasi modern dan adaptif.

Dukungan Keluarga Besar ASN Bukittinggi

Kegiatan penyerahan sertifikat ini juga dihadiri oleh keluarga para ASN, sebagai bentuk dukungan moral terhadap semangat pengabdian mereka. Kehadiran keluarga menjadi pengingat bahwa ASN bukan hanya berperan di kantor, namun juga membawa nama baik profesi dalam kehidupan sosial.

Komitmen Menuju Birokrasi Unggul

Ramlan Nurmantias menutup acara dengan pesan kuat:

“Orientasi ini bukan hanya seremoni. Ini adalah titik awal perjuangan saudara semua sebagai ASN. Kita ingin birokrasi yang lincah, bersih, dan mampu menyerap aspirasi warga.”

Dengan program-program seperti ini, Bukittinggi menunjukkan langkah nyata dalam mewujudkan birokrasi yang mampu melayani dengan hati, berpikir strategis, dan bergerak cepat. Di tengah tantangan global dan kebutuhan lokal, ASN Bukittinggi terus diarahkan untuk menjadi agen perubahan dan garda terdepan dalam pelayanan publik.

  • Total page views: 49,067
WhatsApp
Facebook
Email

Informasi Terbaru

Pilihan Editor