Bukittinggi, 21 April 2025 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II Minangkabau mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda wilayah Sumatera Barat mulai Senin sore, 21 April 2025, hingga Rabu, 23 April 2025. Cuaca ekstrem ini meliputi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang. ​

Peringatan Dini BMKG

Dalam keterangan resminya, BMKG menyatakan bahwa peringatan dini ini dikeluarkan untuk mengantisipasi dampak dari kondisi cuaca yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat. “BMKG Sumbar mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem untuk Senin sore, 21 April 2025,” demikian disampaikan dalam laporan BMKG.​

Wilayah Terdampak

Wilayah yang diperkirakan akan terdampak meliputi beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Barat, termasuk Bukittinggi, Padang Panjang, Agam, dan sekitarnya. BMKG mengimbau masyarakat di wilayah-wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem.​

Dampak yang Mungkin Terjadi

Cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, antara lain:​

Imbauan kepada Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat untuk:​

Penanganan Darurat

Pemerintah daerah bersama instansi terkait telah menyiapkan langkah-langkah penanganan darurat untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem ini. Masyarakat diharapkan untuk segera melaporkan kejadian bencana kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda Sumatera Barat pada 21–23 April 2025 memerlukan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dari seluruh lapisan masyarakat. Dengan mengikuti imbauan dan informasi dari BMKG serta instansi terkait, diharapkan dampak negatif dari cuaca ekstrem ini dapat diminimalisir.​