Bukittinggi, 18 Mei 2025 — Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis nilai keislaman dan kebangsaan. Dalam kunjungan Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. Romo H. R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., ke kampus tersebut pada Sabtu (17/5), Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si., menyampaikan sejumlah usulan program strategis kepada Presiden melalui Wamenag.
Usulan Program Strategis untuk Penguatan Pendidikan
Dalam pertemuan yang berlangsung di Auditorium Student Center UIN Bukittinggi, Prof. Silfia Hanani mengungkapkan beberapa usulan penting yang bertujuan untuk memperkuat kualitas pendidikan dan layanan akademik di UIN Bukittinggi. Salah satu usulan utama adalah penambahan kuota Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Hal ini didasari oleh penurunan kuota beasiswa tersebut dalam beberapa tahun terakhir, sementara kebutuhan mahasiswa dari keluarga kurang mampu terus meningkat.
Selain itu, Rektor juga mengajukan permohonan peningkatan dukungan infrastruktur dan fasilitas pendukung pembelajaran, termasuk pengembangan laboratorium, perpustakaan, dan teknologi informasi. Usulan lainnya mencakup penguatan program riset dan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan lokal dan nasional.
Dukungan terhadap Implementasi Asta Protas
Kunjungan Wamenag RI ke UIN Bukittinggi juga dalam rangka kegiatan “Penguatan ASN melalui Asta Protas Kementerian Agama RI untuk Mewujudkan Perguruan Tinggi Berdampak”. Asta Protas merupakan delapan program prioritas Kementerian Agama yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan pendidikan di Indonesia.
Dalam sambutannya, Prof. Silfia menyatakan bahwa kehadiran Wamenag menjadi motivasi besar bagi civitas akademika UIN Bukittinggi untuk terus memperkuat kapasitas dan integritas ASN di lingkungan kampus. Ia berharap agar Wamenag dapat menyuarakan aspirasi UIN Bukittinggi kepada pemerintah pusat, sehingga dukungan terhadap penguatan kualitas akademik dan layanan pendidikan dapat ditingkatkan.
Pernyataan Wakil Menteri Agama RI
Dr. Romo Muhammad Syafi’i dalam pemaparannya menekankan pentingnya peningkatan kapasitas ASN sebagai ujung tombak pelaksanaan Asta Protas. Ia menyatakan bahwa ASN harus menjadi agen perubahan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berdampak nyata.
“Aparatur Kementerian Agama, khususnya di lingkungan perguruan tinggi, harus menunjukkan kinerja yang profesional, inklusif, dan visioner. Asta Protas hadir sebagai kerangka penguatan nilai dan kinerja ASN untuk menuju lembaga pendidikan tinggi yang berdaya saing dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ungkap Wakil Menteri.
Ia juga menambahkan bahwa dampak dari perguruan tinggi dapat diukur dari kualitas lulusannya. “Perguruan tinggi berdampak adalah yang mampu melahirkan lulusan berkualitas dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Saya berharap UIN Bukittinggi dapat terus meningkatkan kualitas akademik dan layanannya agar visi ini tercapai,” ujar Dr. Romo Muhammad.
Penandatanganan MoU dan Dialog Interaktif
Kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UIN Bukittinggi dan Kanwil Kemenag Sumatera Barat dalam bidang pendidikan, penelitian, pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, acara ini menjadi forum dialog interaktif yang konstruktif antara pimpinan UIN Bukittinggi dan Wamenag RI, membahas sinergi dalam penguatan reformasi birokrasi, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan kampus.
Sejarah dan Transformasi UIN Bukittinggi
UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi sebelumnya dikenal sebagai Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Perubahan status ini dikukuhkan melalui Peraturan Presiden No. 85 Tahun 2022, tanggal 8 Juni 2022. Transformasi ini merupakan bagian dari upaya untuk memperluas mandat institusi dalam mengembangkan berbagai disiplin ilmu dalam bingkai integrasi keilmuan antara sains dan agama.
Dengan status baru sebagai universitas, UIN Bukittinggi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta berkontribusi dalam pembangunan nasional.