Bukittinggi Tuan Rumah MTQN Sumbar ke-41, Menteri Agama Dijadwalkan Hadir Buka Acara

Bukittinggi Terpilih Sebagai Kota Terkaya di Sumbar 2025

Kota Bukittinggi kembali menjadi pusat perhatian Sumatera Barat. Setelah sukses menjadi lokasi berbagai agenda besar tahun ini, pada Desember mendatang kota wisata bersejarah ini akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat, yang dijadwalkan berlangsung 13 hingga 18 Desember 2025.

Event akbar dua tahunan ini akan dibuka langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar, sebagaimana disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam apel gabungan di halaman Balaikota, Senin (27/10/2025).

“InsyaAllah, MTQN tingkat Sumatra Barat akan dilaksanakan 13 Desember 2025, di mana, kita Bukittinggi yang jadi tuan rumah. Beberapa waktu lalu, kami sudah temui Bapak Menteri Agama, yang InsyaAllah bersedia untuk hadir dan membuka secara resmi,” ungkap Ramlan.

Wako Ramlan menjelaskan, kehadiran Menteri Agama RI tak hanya untuk membuka ajang MTQN, tetapi juga akan melakukan peresmian sejumlah masjid di Kota Bukittinggi, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur keagamaan di daerah.

“InsyaAllah juga untuk meresmikan masjid ini, pustaka di Masjid Jami’ Mandiangin atau Surau Gadang,” ujarnya.


Bukittinggi Siapkan Diri Jadi Pusat Syiar Al-Qur’an

Sebagai tuan rumah, Pemko Bukittinggi bergerak cepat mempersiapkan segala kebutuhan acara. Rangkaian kegiatan dirancang untuk tidak hanya berfokus pada perlombaan tilawah, namun juga menghadirkan suasana religius yang memadukan nilai-nilai Islam, budaya Minangkabau, dan kekayaan pariwisata Bukittinggi.

Event ini dipastikan akan melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat, dengan ribuan kafilah dan peserta dari berbagai cabang lomba Al-Qur’an seperti tilawah, tahfiz, tafsir, kaligrafi, serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an.

Selain lomba utama, panitia juga menyiapkan stand pameran ekonomi syariah dan UMKM Islami, yang menampilkan produk unggulan lokal bernuansa keagamaan.

Ramlan Nurmatias menegaskan bahwa pelaksanaan MTQN ke-41 ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas Bukittinggi sebagai kota berkarakter religius dan berbudaya.

“Bukittinggi dikenal bukan hanya karena keindahan alam dan sejarahnya, tetapi juga karena tradisi Islam yang kuat sejak masa ulama-ulama besar Minangkabau. MTQN ini adalah bentuk nyata kita menjaga dan melanjutkan warisan itu,” ujarnya.


Launching Logo, Maskot, dan Konser Religi

Untuk menyemarakkan suasana jelang MTQN, Pemko Bukittinggi akan menggelar launching resmi logo dan maskot MTQN ke-41 pada pertengahan November 2025 mendatang. Acara ini sekaligus menjadi kickoff hitung mundur menuju pembukaan MTQN.

Menariknya, panitia juga berencana menghadirkan artis ibu kota dan penyanyi religi nasional untuk memeriahkan acara pembukaan dan penutupan MTQN. Langkah ini diambil agar kegiatan keagamaan tersebut tetap mampu menarik perhatian generasi muda dan masyarakat luas.

“Event ini bukan hanya untuk umat Islam, tapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan seluruh warga Bukittinggi dan Sumatera Barat. Kita ingin MTQN menjadi perayaan nilai, bukan sekadar seremoni,” tambah Ramlan.


Dukungan Penuh dari Pemerintah Provinsi dan Kemenag

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MTQN ke-41 di Bukittinggi. Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Helmi, menyebutkan bahwa Bukittinggi memiliki potensi besar untuk menyukseskan ajang keagamaan ini karena kesiapan infrastruktur dan tradisi masyarakatnya yang kuat dalam menyambut tamu.

“Bukittinggi punya pengalaman panjang dalam menggelar event berskala provinsi dan nasional. Masyarakatnya ramah, fasilitasnya lengkap, dan dukungan pemerintah daerah sangat baik,” ujar Helmi dalam keterangan terpisah.

Menurutnya, pelaksanaan MTQN tidak hanya menjadi wadah pembinaan generasi Qurani, tetapi juga momentum kebangkitan spiritual dan ekonomi daerah, karena perputaran ekonomi selama kegiatan diperkirakan akan meningkat tajam di sektor perhotelan, kuliner, dan transportasi.


Nilai Sejarah dan Spirit Islam di Bukittinggi

Bukittinggi bukan tempat yang asing bagi penyelenggaraan kegiatan bernuansa keagamaan. Sejak masa kolonial, kota ini dikenal sebagai pusat pendidikan Islam dan gerakan pembaharuan, melahirkan banyak tokoh nasional seperti Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka) yang kiprahnya mendunia.

Pelaksanaan MTQN di kota ini dianggap sebagai kelanjutan sejarah panjang dakwah dan pendidikan Islam di jantung Minangkabau. Ngarai Sianok yang megah, Jam Gadang yang ikonik, serta surau-surau tua di tiap kampung, menjadi saksi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakatnya.

Dengan latar sejarah ini, MTQN di Bukittinggi bukan hanya kompetisi, tetapi simbol penghormatan terhadap warisan spiritual dan budaya yang telah diwariskan turun-temurun.


Semangat Baru Menuju Kota Berkarakter Qurani

Momentum MTQN ke-41 ini juga menjadi ajang introspeksi dan inspirasi bagi masyarakat, terutama generasi muda. Di tengah arus globalisasi dan tantangan moral, pelaksanaan MTQN menjadi pengingat penting bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui festival religius ini, diharapkan muncul semangat baru membangun Bukittinggi sebagai kota Qurani, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi.


Ajakan Inspiratif

MTQN Sumbar ke-41 bukan hanya milik para qari dan qariah. Ia adalah milik seluruh masyarakat yang mencintai kedamaian dan kemuliaan Al-Qur’an. Mari jadikan momentum ini sebagai gerakan moral dan spiritual bersama, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Sebagaimana dikatakan Wali Kota Ramlan, “Jabatan dan amanah, termasuk menjadi tuan rumah MTQN ini, adalah tanggung jawab besar. Mari kita laksanakan dengan keikhlasan dan semangat kebersamaan.”

Bukittinggi siap menjadi saksi keindahan lantunan ayat suci yang menggema dari lembah hingga puncak, membawa pesan damai dari kota yang berhati sejuk dan berjiwa Qurani.

  • Total page views: 31,153
WhatsApp
Facebook
Email

Informasi Terbaru

Pilihan Editor