Efisiensi Anggaran: Wakil Wali Kota Bukittinggi Terpilih Ibnu Asis Beri Pandangan

jam gadang

Bukittinggi – Wakil Wali Kota Bukittinggi terpilih, Ibnu Asis, menanggapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa pihaknya akan mengkaji lebih lanjut dampak kebijakan ini terhadap pengelolaan keuangan daerah dan program pembangunan di Bukittinggi.

Ibnu Asis yang sebentar lagi akan dilantik bersama pasangannya, Ramlan Nurmatias, menyatakan bahwa kebijakan ini perlu dikaji secara mendalam agar tidak menghambat pelayanan publik dan rencana pembangunan kota.

“Tentu ini perlu kita perdalam lagi terkait arah kebijakan Presiden Prabowo soal efisiensi anggaran,” ungkapnya kepada KLIKPOSITIF, Jum’at 14 Februari 2025.

Analisis Dampak Efisiensi Anggaran

Sebagai politisi PKS, Ibnu Asis menyebut bahwa kebijakan efisiensi ini harus dipelajari lebih lanjut untuk mengetahui apakah mencakup seluruh aspek keuangan daerah, termasuk belanja rutin, belanja modal, hingga hibah atau bantuan sosial (bansos).

“Secara jumlah tentu akan ada pengaruhnya karena adanya faktor efisiensi. Tapi belum tentu juga akan berpengaruh terhadap sebuah kebijakan,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkot Bukittinggi bisa saja melakukan penyesuaian kebijakan dalam upaya mengefisiensikan anggaran, salah satunya dengan menekan biaya perjalanan dinas dan bimbingan teknis (bimtek).

“Jika selama ini bimbingan teknis bisa dilakukan di luar daerah, maka dengan efisiensi anggaran, maka dilakukan di dalam daerah,” ungkapnya.

Menjaga Stabilitas Keuangan dan Pembangunan Kota

Ibnu Asis menegaskan bahwa meski ada kebijakan efisiensi anggaran, program pembangunan kota tidak boleh terganggu. Ia dan Wali Kota terpilih Ramlan Nurmatias berkomitmen untuk tetap melaksanakan program prioritas demi kemajuan Bukittinggi.

“Kami akan melihat bagaimana dampak efisiensi anggaran ini terhadap APBD Bukittinggi. Kebijakan ini harus tetap mendukung pembangunan kota serta memastikan layanan publik tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.

Strategi Efisiensi Tanpa Mengorbankan Kesejahteraan Warga

Ibnu Asis juga menambahkan bahwa efisiensi anggaran harus dilakukan secara bijak, tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat. Menurutnya, Pemkot Bukittinggi akan melakukan pengelolaan anggaran yang lebih optimal agar tetap bisa menjalankan program kesejahteraan rakyat.

“Kami ingin memastikan efisiensi ini tidak berdampak negatif terhadap kesejahteraan warga. Oleh karena itu, kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Sebagai salah satu strategi, Ibnu Asis menyebutkan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa menjadi solusi agar Bukittinggi tidak terlalu bergantung pada anggaran pusat.

“Kami akan menggali potensi sektor unggulan, seperti pariwisata dan ekonomi kreatif, agar bisa mendongkrak PAD dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pusat,” katanya.

Komitmen untuk Bukittinggi yang Lebih Baik

Sebagai pasangan terpilih dalam Pilkada Bukittinggi 2024, Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis berkomitmen untuk membawa perubahan positif bagi kota ini. Mereka diusung oleh PKS, Demokrat, dan PAN, serta berhasil mengungguli tiga pasangan kandidat lainnya, termasuk petahana Erman Safar.

“Kami siap bekerja keras untuk menjadikan Bukittinggi lebih baik ke depannya dan merealisasikan janji kampanye yang telah kami sampaikan kepada masyarakat,” tegas Ibnu Asis.

Dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran ini, ia berharap Pemkot Bukittinggi dapat menjalankan program pembangunan dengan strategi yang lebih matang dan penggunaan anggaran yang lebih efektif.

“Kami berharap kebijakan ini bisa diterapkan dengan bijak sehingga Bukittinggi tetap bisa berkembang dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

  • Total page views: 40,971
WhatsApp
Facebook
Email

Informasi Terbaru

Pilihan Editor