Bukittinggi, 2 Juni 2025 — Pemerintah Kota Bukittinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan meluncurkan program pemberian seragam sekolah gratis kepada seluruh siswa baru tingkat SD dan SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta, untuk tahun ajaran 2025–2026.
Detail Program Seragam Gratis
Program ini mencakup pembagian seragam lengkap yang terdiri dari topi, baju, celana atau rok, sepatu, kaos kaki, dan tas. Setiap siswa akan menerima paket seragam senilai Rp750.000.
Pernyataan Wali Kota Bukittinggi
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyatakan bahwa program ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Transparansi dan Efisiensi Pengadaan
Dalam pelaksanaan program ini, Wali Kota Ramlan menekankan pentingnya transparansi. Ia meminta Dinas Pendidikan untuk tidak memonopoli proses pengadaan, guna memastikan kualitas dan efisiensi penggunaan anggaran.
Investasi Jangka Panjang dalam Pendidikan
Ramlan Nurmatias menambahkan bahwa program seragam sekolah gratis ini adalah awal dari langkah besar. Ini bukan hanya sekedar pembagian seragam, namun merupakan sebuah pesan kuat, bahwa pendidikan adalah milik seluruh anak-anak di Bukittinggi.
Dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Nasrul, menyampaikan bahwa program pemberian seragam sekolah gratis ini akan direalisasikan sebelum masuk tahun ajaran baru atau tepatnya minggu kedua Juli 2025.
Sejarah dan Konteks Program
Program seragam gratis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk meningkatkan akses pendidikan dan meringankan beban ekonomi masyarakat. Langkah ini sejalan dengan visi Bukittinggi sebagai kota yang peduli terhadap pendidikan dan kesejahteraan warganya.
Harapan dan Dampak Positif
Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi siswa yang merasa minder atau terpinggirkan karena keterbatasan ekonomi. Pemerintah Kota Bukittinggi berharap program ini dapat meningkatkan semangat belajar siswa dan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan merata.








