Rano Karno Beri Dukungan Penuh untuk Status Daerah Istimewa Bukittinggi Saat Resmikan Gedung Baru UIN

rano karno resmikan gedung baru UIN Bukittinggi

BUKITTINGGI – Momen emosional mewarnai Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan XII Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi yang digelar di Kubang Putiah, Rabu (15/4/2026). Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, hadir langsung untuk meresmikan gedung baru sekaligus memberikan dukungan terhadap aspirasi Kota Bukittinggi menjadi Daerah Istimewa.

Kehadiran sosok yang akrab disapa “Si Doel” ini didampingi oleh keluarga besar mendiang Soekarno M. Noer. Air mata Rano Karno sempat pecah saat memberikan sambutan di depan 820 wisudawan. Pasalnya, salah satu gedung di kampus hijau tersebut kini resmi diberi nama Gedung Soekarno M. Noer, sebagai bentuk penghormatan terhadap ayahandanya yang merupakan seniman besar kelahiran Ranah Minang.

“Jujur, saya merasa sangat tersambung dan haru berada di sini, apalagi nama ayah saya diabadikan pada salah satu gedung. Bagi kami keluarga besar, ini bukan sekadar nama, melainkan pengingat akan nilai kejujuran dan dedikasi yang selalu beliau ajarkan,” ujar Rano Karno dengan nada bergetar.

Selain agenda peresmian, Rano Karno secara tegas menyatakan dukungannya terhadap perjuangan Pemerintah Kota Bukittinggi yang tengah mengupayakan status sebagai Daerah Khusus atau Daerah Istimewa. Menurutnya, Bukittinggi memiliki sejarah panjang sebagai jantung perjuangan bangsa dan kota kelahiran para tokoh besar.

“Bukittinggi bukan sekadar kota, tapi ruang batin Indonesia. Di sinilah sejarah dan gagasan besar tumbuh menjadi arah perjuangan bangsa. Sudah sepatutnya wacana status istimewa ini kita dukung bersama,” tegasnya.

Menanggapi dukungan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menyampaikan apresiasi yang mendalam. Ia menyebutkan bahwa Pemko Bukittinggi terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak untuk mewujudkan cita-cita tersebut, mengingat nilai sejarah kota ini sebagai Ibu Kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Bapak Rano Karno. Branding ‘Kota Perjuangan’ sudah kita sematkan, dan dukungan tokoh nasional seperti beliau akan semakin memperkuat langkah kita menuju Daerah Istimewa,” kata Rismal Hadi.

Sementara itu, Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, menitipkan harapan agar kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah, termasuk Pemprov DKI Jakarta, terus berlanjut. Ia juga mengusulkan adanya perhatian terhadap infrastruktur akses jalan menuju kampus serta pengembangan fasilitas seni dan budaya bagi mahasiswa.

Prosesi wisuda kali ini juga mencatatkan prestasi gemilang dari para lulusan terbaik di berbagai jenjang, mulai dari S1 hingga S3, yang diharapkan dapat menjadi cahaya dan membawa perubahan positif bagi masyarakat luas.

Dalam orasi ilmiahnya, Rano Karno juga menekankan bahwa gelar akademik yang diraih para lulusan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan gerbang awal untuk terjun langsung memecahkan persoalan di masyarakat. Ia mengingatkan bahwa di era digital yang serba cepat ini, kepintaran saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan integritas dan ketekunan.

“Negara ini tidak hanya butuh orang pintar, tapi butuh orang yang memiliki hati bersih dan tekun. Jadilah lulusan yang tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga menjadi orang yang berarti bagi sesama,” pesan pemeran tokoh legendaris Si Doel tersebut.

Di sisi lain, Prof. Dr. Silfia Hanani selaku Rektor UIN Bukittinggi menaruh harapan besar agar kehadiran tokoh nasional seperti Rano Karno dapat membuka pintu kolaborasi yang lebih luas, terutama dalam pemanfaatan lahan kampus untuk kegiatan seni dan budaya.

Mengingat lokasi kampus yang strategis namun terkendala akses jalan yang sempit, pihak universitas berharap adanya dukungan infrastruktur dari pemerintah daerah maupun pusat. Hal ini dianggap krusial agar UIN Sjech M. Djamil Djambek dapat terus berkembang menjadi pusat keunggulan akademik dan pelestari nilai-nilai budaya Minangkabau di tingkat nasional.

  • Total page views: 51,524
WhatsApp
Facebook
Email

Informasi Terbaru

Pilihan Editor