Bukittinggi – Kota Bukittinggi kedatangan tamu istimewa, seorang ulama muda dari Palestina, Syekh Bilal Hafiz, yang dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an dengan suara merdu dan kharismanya yang memikat. Kehadirannya pada Kamis (11/9/2025) disambut hangat oleh ribuan pelajar, guru, dan masyarakat yang antusias ingin mendengarkan tausiah sekaligus mendapatkan motivasi langsung dari sang qari internasional.
Kunjungan ini menjadi momen berharga, bukan hanya karena membawa semangat solidaritas untuk Palestina, tetapi juga sebagai dorongan spiritual bagi generasi muda Bukittinggi agar lebih mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman hidup.
Sambutan Pemerintah Kota Bukittinggi
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan apresiasinya atas kedatangan Syekh Bilal. Ia menilai kehadiran ulama dari tanah suci Palestina menjadi berkah tersendiri bagi kota wisata sekaligus kota pendidikan ini.
“Kehadiran Syekh Bilal Hafiz di Bukittinggi adalah anugerah besar. Beliau tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga menjadi inspirasi nyata tentang bagaimana cinta kepada Al-Qur’an harus ditanamkan sejak dini,” ujar Ramlan dalam sambutannya.
Acara penyambutan dihelat secara meriah dengan melibatkan berbagai sekolah, lembaga pendidikan Islam, hingga komunitas pecinta Al-Qur’an. Para pelajar tampak antusias, sebagian bahkan meneteskan air mata saat Syekh Bilal melantunkan ayat-ayat suci dengan penuh penghayatan.
Tausiah untuk Generasi Muda
Dalam tausiahnya, Syekh Bilal mengingatkan pentingnya menjaga iman, akhlak, serta mengisi waktu muda dengan hal-hal bermanfaat.
“Generasi muda adalah harapan umat. Kekuatan kalian bukan hanya pada fisik, tetapi juga pada iman dan ilmu. Tanamkan kecintaan pada Al-Qur’an, karena di dalamnya ada cahaya kehidupan,” ungkapnya.
Syekh Bilal juga menceritakan pengalamannya tumbuh di Palestina, negeri yang penuh ujian, namun tetap melahirkan generasi Qur’ani yang tangguh. Kisah ini menyentuh hati pelajar Bukittinggi, yang diingatkan untuk mensyukuri nikmat aman dan damai di tanah air dengan memperbanyak amal serta belajar sungguh-sungguh.
Momentum Solidaritas untuk Palestina
Kehadiran Syekh Bilal Hafiz juga menjadi momentum untuk menumbuhkan solidaritas masyarakat Bukittinggi terhadap perjuangan rakyat Palestina. Dalam acara tersebut, turut dilakukan doa bersama untuk keselamatan umat Islam di Gaza dan seluruh dunia.
Wali Kota Ramlan menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan kesadaran sosial di kalangan generasi muda.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, khususnya saudara kita di Palestina,” tambahnya.
Bukittinggi, Kota Pendidikan dengan Tradisi Religius
Sebagai kota yang dikenal dengan julukan Kota Pelajar, Bukittinggi memang memiliki sejarah panjang dalam bidang pendidikan Islam. Sejak era pergerakan nasional, kota ini menjadi basis lahirnya ulama besar dan pejuang bangsa.
Dengan adanya kegiatan bersama tokoh internasional seperti Syekh Bilal Hafiz, Bukittinggi semakin memperkuat identitasnya sebagai kota yang mengutamakan pendidikan berbasis nilai religius dan moral. Hal ini selaras dengan visi “Bukittinggi Gemilang”, yang menekankan pembangunan sumber daya manusia berkarakter, berbudaya, dan beriman.
Pesan Inspiratif
Kehadiran Syekh Bilal Hafiz memberi pengingat penting bagi generasi muda Bukittinggi bahwa kecintaan kepada Al-Qur’an bukan sekadar ritual, tetapi gaya hidup yang akan membimbing setiap langkah.
Sebagai pelajar dan pemuda, inilah momentum untuk meneladani semangat ulama Palestina yang tetap teguh dalam perjuangan, meski berada di tengah ujian berat. Di Bukittinggi, semangat itu bisa diwujudkan dengan rajin belajar, berakhlak baik, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Mari jadikan kedatangan Syekh Bilal sebagai penyemangat: bahwa masa depan Indonesia Emas 2045 akan terwujud bila generasi mudanya dekat dengan Al-Qur’an, cinta ilmu, dan berjiwa sosial.








