Bukittinggi, KotaBukittinggi.com – BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi memberikan apresiasi kepada sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) terbaik yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat di wilayah Sumatera Barat bagian utara.
Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi para tenaga kesehatan dan institusi medis dalam mendukung pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang terus menjadi tulang punggung sistem kesehatan nasional.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi, Haris Prayudi, menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan simbol pengakuan terhadap faskes yang tidak hanya menjalankan pelayanan medis semata, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan dan profesionalitas.
“Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara, keberadaan Program JKN telah menjadi kebutuhan nyata bagi jutaan rakyat Indonesia,” ujar Haris, Jumat (11/10).
Ia menambahkan, keberhasilan program JKN tidak terlepas dari kerja sama lintas sektor, terutama para faskes yang berperan langsung dalam memberikan pelayanan kepada peserta BPJS Kesehatan di lapangan.
Daftar Faskes Terbaik Wilayah BPJS Kesehatan Bukittinggi 2025
Dalam ajang apresiasi tersebut, BPJS Kesehatan Bukittinggi menetapkan sejumlah pemenang dalam berbagai kategori, mulai dari rumah sakit hingga tempat praktik mandiri dokter. Berikut daftar lengkapnya:
- Kategori Rumah Sakit Tipe A:
RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi — juga berhasil meraih Peringkat 2 di tingkat Kantor Wilayah 2. - Kategori Rumah Sakit Tipe C:
RSI Ibnu Sina Simpang Empat, Pasaman Barat. - Kategori Rumah Sakit Tipe D:
RSI Ibnu Sina Panti, Pasaman — juga menempati Peringkat 2 di tingkat Kepwil 2. - Kategori Rumah Sakit Khusus:
RSIA Rizki Bunda, Kabupaten Agam — menyabet Peringkat 3 di tingkat Kepwil 2. - Kategori Klinik Utama:
Klinik Mitra Pasbar, Pasaman Barat — Peringkat 1 di tingkat Kepwil 2. - Kategori Klinik Pratama:
Klinik Arisha, Pasaman Barat — Peringkat 2 di tingkat Kepwil 2. - Kategori Puskesmas:
Puskesmas Maninjau, Kabupaten Agam — Peringkat 1 di tingkat Kepwil 2. - Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter (TPMD):
dr. Sari Nismala Dewi, Bukittinggi. - Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi (TPMDG):
drg. Dewy Susanty, Bukittinggi — yang juga berhasil menjadi Peringkat 1 di tingkat Kepwil 2 dan Peringkat 1 Nasional.
“Seva Paramahita”: Filosofi Pelayanan untuk Kebaikan Bersama
Haris menjelaskan bahwa penghargaan tahun ini mengusung semangat “Seva Paramahita”, sebuah nilai luhur yang berarti pelayanan terbaik bagi sesama manusia.
“Penghargaan yang diberikan BPJS Kesehatan tahun ini mengusung semangat ‘Seva Paramahita’, yang menjadi landasan nilai dalam pemberian apresiasi kepada faskes terbaik,” ujar Haris.
Dengan filosofi tersebut, BPJS Kesehatan berharap seluruh faskes di wilayah kerja Bukittinggi dan sekitarnya dapat terus menumbuhkan semangat pelayanan yang berlandaskan integritas, empati, dan profesionalitas, sehingga masyarakat mendapatkan pengalaman layanan kesehatan yang memanusiakan dan setara.
Peran Faskes di Tengah Transformasi Layanan Kesehatan
Dalam beberapa tahun terakhir, sistem Jaminan Kesehatan Nasional telah mengalami transformasi signifikan. Digitalisasi layanan, kemudahan pendaftaran daring, serta kemitraan dengan faskes di berbagai tingkatan telah meningkatkan kecepatan dan akurasi layanan kesehatan di Indonesia.
Khusus di wilayah Bukittinggi dan sekitarnya, peningkatan partisipasi faskes dalam mendukung pelayanan JKN menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kepuasan peserta.
BPJS Kesehatan mencatat peningkatan akses layanan di Puskesmas, klinik, dan rumah sakit hingga lebih dari 15% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan waktu tunggu layanan yang semakin singkat.
Penghargaan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarinstansi kesehatan, baik di tingkat daerah maupun nasional, agar masyarakat di daerah dapat menikmati standar pelayanan yang setara dengan kota besar lainnya.
Sejarah dan Makna Apresiasi bagi Dunia Kesehatan
Program penghargaan bagi faskes terbaik sudah menjadi tradisi tahunan BPJS Kesehatan sejak 2018. Tujuannya adalah membangun budaya kompetitif dan inovatif di antara fasilitas kesehatan mitra.
Di Bukittinggi, ajang penghargaan ini memiliki makna tersendiri. Kota yang dikenal sebagai kota wisata sekaligus pusat layanan kesehatan di Sumatera Barat bagian utara ini memiliki banyak faskes rujukan bagi masyarakat dari Agam, Pasaman, hingga Payakumbuh.
Pengakuan terhadap tenaga kesehatan dan institusi medis diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menekuni profesi di bidang kesehatan dengan dedikasi dan keikhlasan.
Pelayanan Kesehatan Adalah Cermin Kemanusiaan
Di tengah berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan sumber daya hingga perubahan sistem digitalisasi layanan, semangat “Seva Paramahita” menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan bukan sekadar tugas, tetapi panggilan kemanusiaan.
BPJS Kesehatan Bukittinggi berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh fasilitas kesehatan agar pelayanan publik semakin efisien, inklusif, dan bermartabat.
Sebagai masyarakat, kita juga bisa berkontribusi dengan cara sederhana — menjaga kesehatan diri, menggunakan layanan JKN secara bijak, serta menghargai perjuangan tenaga medis di garis depan.
Karena pada akhirnya, pelayanan kesehatan yang baik bukan hanya soal fasilitas, tapi tentang rasa peduli terhadap sesama.








