Kolaborasi Bukittinggi dan Agam Gelar Pacu Kuda Gratis 11 Mei 2025: Sejarah dan Harapan Baru

Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Pemerintah Kabupaten Agam akan menggelar Pacu Kuda Wisata Derby pada Minggu, 11 Mei 2025, di Lapangan Pacuan Bukik Ambacang. Acara ini terbuka untuk umum dan gratis, diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Sejarah Pacu Kuda di Bukik Ambacang

Lapangan Pacuan Bukik Ambacang memiliki sejarah panjang dalam dunia pacuan kuda di Indonesia. Dibangun pada tahun 1903, lapangan ini unik karena berada di bawah administrasi dua daerah, yaitu Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Sejak awal, pacuan kuda di sini menjadi ajang prestisius yang menarik perhatian masyarakat lokal maupun wisatawan.

Persiapan Menuju Hari H

Untuk memastikan kelancaran acara, rapat persiapan telah diadakan pada Kamis, 10 April 2025, di Aula Balai Kota Bukittinggi. Rapat tersebut dipimpin oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait. Dalam rapat, Wali Kota menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaksanaan pacuan kuda agar tidak hanya meriah, tetapi juga tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang hadir.

Perbaikan Fasilitas dan Infrastruktur

Beberapa perbaikan fasilitas sedang dilakukan, termasuk pengecatan pagar, perawatan tribun, dan penataan area sekitar lapangan. Pembangunan mushalla dekat gelanggang juga direncanakan untuk memudahkan pengunjung dalam melaksanakan ibadah. Selain itu, pengaturan area berjualan akan ditata agar tidak menghalangi pandangan penonton di tribun.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Pacu kuda diharapkan dapat meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat. Acara ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka kepada pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

Harapan dan Partisipasi Masyarakat

Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan acara ini. Kehadiran dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi–Agam 2025. Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi antara pemerintah daerah, diharapkan acara ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi–Agam 2025 merupakan wujud nyata dari sinergi antara dua pemerintah daerah dalam melestarikan budaya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan persiapan yang terus dimatangkan, acara ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi lokal, serta memperkuat identitas budaya Minangkabau di kancah nasional.

  • Total page views: 40,765
WhatsApp
Facebook
Email

Informasi Terbaru

Pilihan Editor