Sebagai wujud nyata pembinaan generasi muda dalam aksi kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi menggelar Latihan Gabungan (Latgab) PMR Wira tingkat kota. Kegiatan ini berlangsung penuh semangat di halaman Kantor PMI Bukittinggi, dan diikuti puluhan peserta dari berbagai sekolah menengah atas dan kejuruan di kota Bukittinggi.
Dengan mengusung semangat “Muda, Tangguh, dan Peduli”, kegiatan ini dirancang untuk membekali para anggota PMR Wira dengan keterampilan dasar penanggulangan bencana, pertolongan pertama, dan kesiapsiagaan tanggap darurat.
Pendidikan Karakter dan Kemanusiaan Sejak Dini
Ketua PMI Bukittinggi, dr. Syafril, menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian penting dari pembinaan karakter generasi muda agar lebih peduli terhadap sesama.
“Latihan gabungan ini kita maksudkan untuk membangun mental tangguh, disiplin, dan jiwa sosial pada remaja. Kita butuh relawan muda yang siap tampil di garda terdepan saat bencana datang,” katanya.
Fokus pada Keterampilan Nyata Lapangan
Selama pelatihan, peserta PMR Wira mendapatkan materi dan praktik langsung terkait:
- Dasar-dasar pertolongan pertama
- Evakuasi korban bencana
- Water rescue (penyelamatan di air)
- Penyuluhan kesehatan dan sanitasi
- Edukasi donor darah dan pentingnya PMI di masyarakat
Instruktur berasal dari relawan senior PMI, personel BPBD, dan tenaga medis berpengalaman. Kegiatan ini juga mencakup simulasi lapangan, dimana para peserta diuji dalam skenario penanganan darurat secara cepat dan tepat.
Aksi Relawan, Bukti Cinta Tanah Air
Dalam sambutan pembukaannya, Wali Kota Bukittinggi yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Marfendi menyatakan, “Kami bangga Bukittinggi memiliki kader-kader muda yang memiliki semangat kemanusiaan. PMI adalah bagian dari solusi jika bencana terjadi. Mari kita dukung dan fasilitasi pembinaan ini terus berlanjut.”
Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa Bukittinggi tidak hanya unggul di bidang pariwisata dan budaya, tetapi juga dalam hal pembinaan generasi muda berjiwa sosial tinggi.
PMR Wira: Bukan Sekadar Ekstrakurikuler
PMR Wira merupakan bagian dari struktur pembinaan remaja yang dilaksanakan oleh PMI di tingkat SMA/SMK. Di Bukittinggi, puluhan sekolah memiliki unit aktif PMR yang secara berkala dilibatkan dalam kegiatan sosial, seperti donor darah, pelayanan medis saat acara kota, dan respon bencana lokal.
Melalui Latgab ini, mereka tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga menjalin solidaritas antarsekolah dan menumbuhkan rasa empati lintas komunitas.
PMI dan Generasi Tanggap Bencana
Sebagai kota yang berada di daerah rawan gempa dan banjir, Bukittinggi sangat membutuhkan kader muda yang siap menghadapi keadaan darurat. PMI berperan penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya tanggap, tetapi juga terlatih.
Kegiatan seperti Latgab PMR Wira ini harus terus dihidupkan dan didukung, agar semangat kemanusiaan tumbuh subur di hati anak-anak muda kita.
Pesan Inspiratif
Menjadi relawan bukan tentang kekuatan fisik semata, tapi keberanian hati untuk peduli dan hadir saat orang lain membutuhkan. Dari sekolah, dari usia muda, semangat ini bisa dimulai. Siapa bilang kepahlawanan hanya milik tentara atau dokter? Seorang pelajar pun bisa jadi pahlawan, cukup dengan belajar menolong dan tak pernah lelah peduli.








