Lebaran Ceria: Ribuan Wisatawan Padati Kebun Binatang TMSBK Bukittinggi

Bukittinggi, KotaBukittinggi.com – Libur Lebaran selalu menjadi momen spesial bagi masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati waktu luang. Salah satu destinasi favorit yang selalu ramai dikunjungi adalah Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) di Bukittinggi. Tahun ini, ribuan wisatawan memadati kebun binatang tertua di Indonesia tersebut, menjadikannya salah satu pusat keramaian selama libur Idul Fitri.


Lonjakan Pengunjung di TMSBK Selama Lebaran

Sejak hari pertama Lebaran, TMSBK telah mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah pengunjung. Menurut laporan dari berbagai sumber, pada hari kedua Lebaran saja, jumlah pengunjung mencapai angka 4.500 hingga 5.000 orang hingga pukul 12.30 WIB.

Kepala Bidang TMSBK, Silvirawane Ria Putri, menyatakan bahwa angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat hingga akhir pekan. “Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat untuk berkunjung ke TMSBK selama libur Lebaran ini,” ujarnya.


Daya Tarik TMSBK bagi Wisatawan

TMSBK tidak hanya menawarkan koleksi satwa yang beragam, tetapi juga menyajikan pengalaman edukatif dan rekreasi bagi pengunjung. Beberapa daya tarik utama dari TMSBK antara lain:

  • Koleksi Satwa yang Beragam: TMSBK memiliki berbagai jenis satwa, mulai dari mamalia, reptil, hingga burung eksotis. Pengunjung dapat melihat dan belajar tentang kehidupan satwa-satwa tersebut dalam habitat yang dirancang menyerupai lingkungan aslinya.
  • Kinantan Bird Park: Taman burung ini menjadi favorit bagi pecinta burung dan fotografi. Wisatawan dapat berinteraksi langsung, memberi makan, dan berfoto dengan berbagai jenis burung.
  • Benteng Fort de Kock: Terletak di area yang sama, benteng peninggalan kolonial Belanda ini menawarkan pemandangan kota Bukittinggi dari ketinggian dan menjadi spot foto yang menarik.

Upaya Pengelola dalam Menangani Lonjakan Pengunjung

Menghadapi lonjakan pengunjung selama libur Lebaran, pihak pengelola TMSBK telah mengambil berbagai langkah untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan. Beberapa upaya tersebut meliputi:

  • Penambahan Personel Keamanan: Sebanyak 21 petugas keamanan disebar di seluruh titik strategis objek wisata TMSBK. Selain itu, aparat Kepolisian dan TNI turut membantu pengamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Penerapan Protokol Kesehatan: Meskipun situasi pandemi telah mereda, pengelola tetap mengimbau pengunjung untuk menjaga protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak, guna mencegah penyebaran penyakit.
  • Pengaturan Arus Masuk dan Keluar: Untuk menghindari penumpukan, jalur masuk dan keluar pengunjung diatur sedemikian rupa sehingga alur pergerakan menjadi lebih lancar.

Kontribusi TMSBK terhadap Perekonomian Lokal

Kehadiran ribuan wisatawan di TMSBK selama libur Lebaran memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Para pedagang kaki lima, warung makan, dan toko suvenir di sekitar area TMSBK mengalami peningkatan omzet yang signifikan.

Menurut data dari Pemerintah Kota Bukittinggi, selama libur Lebaran tahun sebelumnya, kunjungan wisatawan mencapai 400 ribu orang dengan perputaran uang sebanyak Rp80 miliar di luar penginapan dan transportasi. Angka tersebut menunjukkan betapa pentingnya sektor pariwisata, khususnya TMSBK, dalam mendukung perekonomian masyarakat setempat.


Sejarah Singkat TMSBK

TMSBK bukan hanya sekadar kebun binatang biasa. Didirikan pada tahun 1929, TMSBK merupakan salah satu kebun binatang tertua di Indonesia. Awalnya, tempat ini didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai taman bunga dan kemudian berkembang menjadi kebun binatang. Keunikan lainnya, TMSBK terletak di atas Bukit Cubadak Bungkuak dan terhubung dengan Benteng Fort de Kock melalui jembatan gantung yang ikonik.


Tips Berkunjung ke TMSBK saat Libur Lebaran

Bagi Anda yang berencana mengunjungi TMSBK selama libur Lebaran, berikut beberapa tips agar kunjungan Anda lebih nyaman:

  1. Datang Lebih Awal: Untuk menghindari antrean panjang dan keramaian, sebaiknya datang di pagi hari saat pintu masuk baru dibuka.
  2. Gunakan Transportasi Umum: Area parkir di sekitar TMSBK bisa penuh saat liburan. Menggunakan transportasi umum atau kendaraan roda dua dapat menjadi alternatif untuk menghindari kesulitan parkir.
  3. Bawa Perlengkapan Pribadi: Membawa air minum, topi, dan sunblock dapat membantu Anda tetap nyaman selama berkeliling di area TMSBK yang cukup luas.
  4. Patuhi Aturan dan Instruksi: Selalu ikuti petunjuk dan aturan yang diberikan oleh petugas, terutama terkait interaksi dengan satwa dan area-area tertentu yang mungkin berbahaya.

Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) di Bukittinggi sekali lagi membuktikan eksistensinya sebagai salah satu destinasi wisata favorit selama musim Lebaran. Ribuan wisatawan yang memadati lokasi ini tidak hanya menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap wisata edukatif dan rekreatif, tetapi juga menegaskan pentingnya peran pariwisata dalam mendukung ekonomi daerah. Dengan kombinasi antara sejarah panjang, koleksi satwa yang menarik, dan lokasi yang strategis di tengah kota Bukittinggi, TMSBK menawarkan pengalaman liburan yang lengkap: menyenangkan, mendidik, dan penuh makna. Tak hanya cocok untuk keluarga dengan anak-anak, wisata ini juga menjadi tempat favorit bagi generasi muda yang ingin menikmati suasana alam sambil berswafoto dengan latar belakang bangunan ikonik seperti Fort de Kock dan Jembatan Limpapeh.

Bagi warga lokal, kehadiran TMSBK memberi efek berganda, mulai dari meningkatnya pendapatan UMKM di sekitar lokasi wisata, hingga terbukanya lapangan kerja musiman di sektor jasa pariwisata. Pemerintah Kota Bukittinggi pun menyambut positif situasi ini, dan terus berupaya memperbaiki infrastruktur serta memperkaya konten wisata demi menghadirkan kenyamanan maksimal bagi para pengunjung.

Tak heran jika saat ini, TMSBK bukan hanya kebanggaan masyarakat Bukittinggi, tapi juga menjadi destinasi unggulan di Sumatera Barat yang terus berkembang mengikuti zaman, tanpa kehilangan nilai sejarah dan kearifan lokalnya.

  • Total page views: 40,976
WhatsApp
Facebook
Email

Informasi Terbaru

Pilihan Editor