Menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2025, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukittinggi melakukan kunjungan ke Pengadilan Negeri (PN) Bukittinggi pada Selasa, 20 Mei 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam memastikan keandalan pasokan listrik bagi pelayanan publik.
Manager PLN UP3 Bukittinggi, Rudi Hamiri, bersama jajaran, termasuk Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bukittinggi, Syamsul Bahri, diterima langsung oleh Ketua PN Bukittinggi, Muhammad Irsyad, beserta tim sekretariat dan bagian umum.
“Kunjungan ini adalah wujud komitmen kami untuk menjalin hubungan baik dan memastikan kebutuhan listrik bagi pelayanan publik seperti di PN Bukittinggi terpenuhi secara andal dan aman,” ujar Rudi.
Dalam pertemuan tersebut, PN Bukittinggi menyampaikan rencana penambahan daya guna menunjang aktivitas pengadilan yang terus berkembang. Namun, pihak pengadilan juga mengungkap adanya kendala pada instalasi listrik internal.
“Kami menyambut baik silaturahmi ini. PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kelancaran pelayanan publik. Penambahan daya memang kami butuhkan, dan kami terbuka terhadap masukan dari PLN agar semuanya berjalan aman dan lancar,” kata Ketua PN Bukittinggi, Muhammad Irsyad.
PLN menyatakan kesiapannya untuk mendukung kebutuhan daya tambahan dan merekomendasikan pengecekan menyeluruh terhadap instalasi internal sebagai langkah awal sebelum proses penambahan dilakukan.
Selain itu, PLN UP3 Bukittinggi juga menjalin sinergi strategis dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi untuk memperkuat kepastian hukum dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pertemuan ini berlangsung pada Selasa, 20 Mei 2025, di Kantor Kejaksaan Negeri Bukittinggi.
Manager PLN UP3 Bukittinggi, Rudi Hamiri, menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan langkah penting dalam membangun fondasi hukum yang kuat. “Kepastian hukum menjadi fondasi penting dalam pelayanan ketenagalistrikan. Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap proses berjalan sesuai aturan, sehingga PLN dapat lebih fokus memberikan layanan terbaik dan terpercaya kepada pelanggan,” ungkap Rudi.
Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Djamaluddin, menegaskan pentingnya perlindungan hukum yang kuat untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan listrik yang andal dan tanpa hambatan. “Kejaksaan hadir sebagai mitra yang mendukung agar setiap persoalan hukum dapat diselesaikan dengan adil dan profesional demi kepentingan terbaik pelanggan,” ujar Djamaluddin.
Melalui sinergi ini, PLN berharap terjalin komunikasi yang lebih erat dengan pemangku kepentingan sehingga berbagai kebutuhan dan tantangan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat demi kenyamanan dan layanan terbaik kepada seluruh masyarakat.








