Idul Adha 1446 H/2025 telah berlalu, namun semangat pengorbanan dan kepedulian sosial yang menjadi inti dari perayaan ini tetap relevan untuk terus dihayati dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Bukittinggi. Perayaan tahun ini tidak hanya ditandai dengan pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga dengan berbagai kegiatan sosial yang memperkuat solidaritas dan kepedulian antarwarga.
Presiden Prabowo Berkurban di Bukittinggi
Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah partisipasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang berkurban di Kota Bukittinggi. Beliau membeli seekor sapi simmental seberat 966 kilogram milik Ilham, warga Kelurahan Ladang Cakiah, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh. Sapi tersebut dibeli dengan harga Rp 87 juta dan direncanakan disembelih pada 7 Juni 2025 di Masjid Mukhlisin, Jalan Soekarno-Hatta, Bukittinggi.
Kepedulian Sosial Pasca-Kurban
Setelah prosesi kurban selesai, masyarakat Bukittinggi menunjukkan semangat kepedulian sosial dengan mendistribusikan daging kurban kepada mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini tidak hanya memenuhi aspek ibadah, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. “Ini adalah hajat bersama masyarakat Muslim Kota Bukittinggi, bukan hanya untuk mendirikan Shalat Id, tetapi juga untuk menebar kasih sayang dan kepedulian sosial,” ujar Ketua PHBI Bukittinggi, H. Zulfikar.
Peran Generasi Muda dalam Menumbuhkan Kepedulian
Generasi muda Bukittinggi turut ambil bagian dalam kegiatan sosial pasca-Idul Adha. Banyak dari mereka yang terlibat dalam pendistribusian daging kurban, membantu panitia di masjid, dan mengorganisir kegiatan sosial lainnya. Keterlibatan aktif ini menunjukkan bahwa semangat kepedulian sosial telah tertanam kuat dalam diri generasi muda kota ini.
Masjid Raya Bukittinggi: Pusat Kegiatan Sosial dan Keagamaan
Masjid Raya Bukittinggi, yang dibangun pada tahun 1920-an, tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan budaya. Dengan kapasitas hingga 2.000 jamaah, masjid ini aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, termasuk selama perayaan Idul Adha.
Meneladani Semangat Pengorbanan Nabi Ibrahim
Perayaan Idul Adha mengingatkan umat Islam pada kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, yang menunjukkan ketaatan dan pengorbanan luar biasa kepada Allah SWT. Kisah ini menjadi inspirasi bagi masyarakat Bukittinggi untuk menumbuhkan semangat pengorbanan dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Kesimpulan
Idul Adha 1446 H/2025 di Bukittinggi tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga refleksi untuk menumbuhkan kepedulian sosial. Dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi muda, diharapkan nilai-nilai pengorbanan dan kepedulian sosial terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat Bukittinggi.








