6 Glamping Terbaik di Bukittinggi — Liburan Alam Tanpa Repot

6 Glamping Terbaik di Bukittinggi

Glamping di Bukittinggi: Camping Mewah yang Kembali Digemari

Bukittinggi — Kota berhawa sejuk di dataran tinggi Sumatera Barat ini tak hanya dikenal dengan warisan budaya, jejak sejarah, dan landmark-ikonnya seperti Jam Gadang. Kini, Bukittinggi dan sekitarnya makin menarik sebagai destinasi glamping — yakni pengalaman “berkemah glamor”: menginap di tenda atau kabin nyaman, dengan fasilitas modern, sambil menikmati keindahan alam.

Glamping memberi alternatif bagi wisatawan atau warga kota yang ingin “healing” dari kepenatan urban tanpa harus rela tidur di matras tipis atau menghadapi dinginnya alam malam. Berikut enam glamping terbaik di dan sekitar Bukittinggi yang populer karena kenyamanan, pemandangan, dan fasilitasnya.


6 Pilihan Glamping Terpopuler di Bukittinggi dan Sekitarnya

https://www.goersapp.com/blog/wp-content/uploads/2025/10/Bukittinggi-Glamping-Village.webp
https://s-light.tiket.photos/t/01E25EBZS3W0FY9GTG6C42E1SE/t_htl-dskt/tix-hotel/images-web/2022/05/27/02d222c2-d97c-4645-a92f-7d18f2fbd12f-1653650131816-810323e0bbcf86d034f48ea7db7817ba.jpg
https://assets.pikiran-rakyat.com/crop/0x0%3A0x0/720x0/webp/photo/2024/11/20/748128599.jpg

6

Bukittinggi Glamping Village

Tenda-tenda di area ini berdiri di atas perkebunan karet tua dengan udara bersih dan panorama hijau khas dataran tinggi. Setiap tenda menawarkan kenyamanan seperti kasur besar, kamar mandi dengan shower hangat — menjadikannya cocok bagi kamu yang mencari suasana “camping asri” tapi tetap nyaman. Aktivitas menarik seperti hiking ringan, bersepeda, atau menikmati kuliner lokal bisa melengkapi pengalamanmu. Harga permalam mulai dari sekitar Rp 300.000.

Daima Moosa Glamping Park

Berlokasi agak di luar kota — di Lubuk Selasih, Kabupaten Solok — glamping ini tetap sering disebut sebagai bagian dari “glamping Bukittinggi” karena mudah dijangkau. Tempat ini menawarkan kabin/tenda mewah dengan fasilitas seperti AC, smart TV, kulkas, serta area bersantai dan cafe “di atas awan” untuk menikmati pemandangan pegunungan. Fasilitas ini menjadikannya cocok bagi keluarga atau wisatawan yang ingin kemewahan sekaligus alam.

Sky Lake Park (Danau Kembar area)

Bagi yang ingin nuansa alam tenang—glamping di area Danau Kembar lewat Sky Lake Park bisa jadi pilihan. Kabin kayu atau tenda mewahnya menghadap danau, sehingga suasana sangat damai dan sejuk. Beberapa fasilitas modern dan spot foto menarik membuat tempat ini favorit bagi pasangan atau kelompok teman yang ingin getaway dari keramaian kota.

Sikabu Glamping (Gunung Sago / Lima Puluh Kota)

Meskipun sedikit berada di luar Bukittinggi, Sikabu Glamping menarik karena suasana pegunungan, udara segar, dan paket menginap fleksibel — bisa memilih tenda glamping atau kamar kayu. Untuk tenda glamping, tersedia pilihan untuk 2–4 orang, dengan kamar mandi dan fasilitas nyaman. Bagi kamu yang ingin petualangan alam plus kenyamanan, tempat ini sangat cocok.

Teluk Sirih Glamping (Pantai / Pesisir Padang)

Beda suasana: jika kamu ingin glamping dengan latar pantai, Teluk Sirih Glamping di pesisir Padang menawarkan kabin minimalis tapi nyaman — dengan view pantai pasir putih dan suasana tenang. Meski tidak berada di Bukittinggi persis, lokasi ini bisa dijangkau dalam rangka wisata kombinasi: pegunungan dan pantai di Sumbar — cocok bagi yang ingin liburan variatif.

The Edge Harau Glamping (Lembah Harau / Lima Puluh Kota)

Untuk kamu pemburu keindahan alam spektakuler dan spot Instagram-worthy, The Edge Harau Glamping di Lembah Harau sangat direkomendasikan. Tenda berwarna alami dengan latar tebing curam dan pepohonan lebat menciptakan suasana dramatis dan natural. Malam hari, area api unggun dan lampu gantung menambah suasana hangat — cocok untuk liburan romantis atau bersama teman.


Kenapa Glamping Diminati di Bukittinggi Sekarang?

Udaranya Sejuk dan Alamnya Indah

Berlokasi di dataran tinggi — sekitar 780–950 meter di atas permukaan laut — Bukittinggi menawarkan udara yang sejuk, panorama pegunungan, dan suasana alam yang tenang. Kombinasi ini ideal bagi wisatawan urban yang ingin “recharge” tanpa harus jauh dari kota.

Pariwisata Multidimensi — Lebih dari Sejarah & Landmark

Selama ini Bukittinggi dikenal dengan wisata sejarah, budaya, dan kuliner. Dengan digemarinya glamping, kota ini memperluas wajah pariwisatanya: menjadikannya destinasi bagi pecinta alam, petualang, hingga keluarga muda yang butuh suasana nyaman namun dekat alam.

Alternatif Wisata bagi Semua Gaya

Tidak semua orang nyaman dengan tenda seadanya atau aktivitas alam berat. Glamping menawarkan kompromi: tetap bisa merasakan alam, tetapi dengan kenyamanan dan kemudahan modern — cocok bagi pasangan, kelompok teman, keluarga, maupun solo traveler.


Tips Memilih & Menikmati Glamping di Bukittinggi

Sebelum memesan glamping, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan supaya pengalaman maksimal:

  • Pilih lokasi sesuai minat: pegunungan sejuk, danau tenang, pantai, atau tebing dramatis — sesuaikan dengan mood liburanmu.
  • Perhatikan fasilitas: apakah ada shower air hangat, kamar mandi pribadi, listrik, area makan, atau fasilitas keluarga (jika membawa anak).
  • Waktu terbaik: cuaca di pegunungan bisa cepat berubah — cek prakiraan cuaca dulu, dan hindari musim hujan jika tidak ingin ribet.
  • Transportasi dan akses: beberapa glamping berada di luar kota atau kabupaten — pastikan rute dan kendaraan memadai.
  • Bawa perlengkapan pribadi: jaket, sepatu, obat-obatan pribadi — walau glamor, suasana alam tetap alami.

Glamping & Pariwisata Bukittinggi: Dampak Positif & Tantangan

Peluang Ekonomi & Pemberdayaan Lokal

Dengan makin banyak glamping, peluang bagi pelaku usaha lokal — mulai dari penyedia makanan lokal, petani, hingga pemandu wisata — membuka peluang ekonomi baru. Ini penting bagi pembangunan ekonomi berbasis pariwisata dan komunitas lokal.

Peningkatan Kesadaran Pelestarian Alam

Glamping yang sukses biasanya menyertakan praktik menjaga alam: pengelolaan limbah, penggunaan material ramah lingkungan, dan edukasi kepada tamu soal konservasi. Ini bisa membantu menjaga kelestarian alam Sumatera Barat yang kaya.

Tantangan: Infrastruktur & Manajemen Wisata

Kawasan pegunungan atau rural kadang memiliki akses transportasi sulit, jaringan listrik/lewat, dan kebutuhan perawatan alam. Jika tak dikelola dengan baik, glamping bisa membawa dampak negatif: kemacetan, sampah, atau tekanan lingkungan.


Lebih dari Liburan — Glamping sebagai Wujud Cinta Alam & Kebudayaan Lokal

Glamping di Bukittinggi bukan sekadar tren wisata. Ia mencerminkan perubahan cara kita bepergian — dari konsumsi masif dan serba nyaman, ke kesadaran akan alam, slow-travel, dan apresiasi terhadap lingkungan serta budaya lokal.

Dengan udara sejuk, pegunungan hijau, dan masyarakat yang ramah, Bukittinggi punya potensi besar menjadi destinasi glamping dan ecotourism unggulan. Tantangannya: kita perlu menjaga keseimbangan antara kenyamanan wisatawan dan kelestarian alam — agar generasi mendatang tetap bisa menikmati keindahan ini.


Ajakan untuk Pembaca Muda: Rasakan & Lindungi Alam Bukittinggi

Untuk kamu yang muda, energik, dan cinta petualangan — glamping adalah panggilan untuk mengeksplorasi Bukittinggi dengan cara baru. Yuk, nikmati alam, hirup udara sejuk, abadikan momen indah, tapi jangan lupa bawa tanggung jawab: jaga kebersihan, hormati lingkungan, dan hormati budaya lokal.

Liburan bisa jadi perjalanan spiritual — kita kembali ke akar, dekat dengan alam, dan merasakan betapa berharganya bumi dan budaya kita. Mari jadikan setiap perjalanan bukan hanya soal foto atau relaksasi, tapi bentuk cinta kita pada bumi dan warisan Minangkabau.

  • Total page views: 36,366
WhatsApp
Facebook
Email

Informasi Terbaru

Pilihan Editor