SMKN 1 Bukittinggi Bangun Tempat Wudhu, Wawako Hadir Langsung Peletakan Batu Pertama

Wawako Peletakan Batu pertama

SMKN 1 Bukittinggi menorehkan langkah inspiratif di dunia pendidikan berbasis nilai keislaman. Sekolah ini memulai pembangunan fasilitas tempat wudhu baru di lingkungan Masjid Ahmad Karim, sebagai bagian dari penguatan karakter religius di lingkungan sekolah kejuruan tersebut.

Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, pada Selasa, 18 Juni 2024. Dalam sambutannya, Marfendi menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif pihak sekolah yang memperhatikan sarana ibadah siswa dan guru.


Pendidikan dan Ibadah Harus Sejalan

Dalam pidatonya, Wakil Wali Kota Marfendi menyatakan, “Kita harus membangun karakter generasi muda, tidak hanya dengan pengetahuan dan keterampilan, tapi juga akhlak dan keimanan. Salah satu yang utama adalah memfasilitasi mereka untuk beribadah dengan nyaman.”

Ia menambahkan bahwa kehadiran tempat wudhu yang bersih dan representatif akan menunjang kenyamanan siswa dalam melaksanakan salat lima waktu maupun salat duha dan kegiatan keagamaan lainnya di sekolah.


Gotong Royong dan Kolaborasi untuk Pembangunan

Pembangunan tempat wudhu Masjid Ahmad Karim ini bersumber dari swadaya sekolah dan donatur, termasuk peran aktif Komite Sekolah dan para alumni. Ini menunjukkan semangat gotong royong yang masih kuat di lingkungan SMKN 1 Bukittinggi, sekaligus menjadi contoh baik penerapan nilai-nilai kemandirian dan kebersamaan.

Kepala SMKN 1 Bukittinggi menyampaikan bahwa fasilitas ini bukan hanya untuk kebutuhan ibadah, tetapi juga bagian dari pembelajaran praktik hidup bersih, rapi, dan spiritual bagi para siswa.


Masjid Ahmad Karim, Pusat Pembinaan Karakter Siswa

Masjid Ahmad Karim bukan sekadar tempat ibadah biasa di lingkungan sekolah. Ia menjadi pusat kegiatan pembinaan karakter spiritual dan sosial bagi para pelajar.

Setiap pekan, siswa mengikuti program tahfiz Al-Qur’an, salat berjamaah, kultum Jumat, hingga pesantren kilat saat Ramadan. Dengan pembangunan tempat wudhu yang layak dan nyaman, kegiatan ini akan semakin terfasilitasi dengan baik.


Menjadi Teladan Sekolah Lain

Langkah SMKN 1 Bukittinggi ini diharapkan dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain, baik di Bukittinggi maupun wilayah Sumatera Barat, untuk terus memperhatikan aspek pembangunan karakter peserta didik secara holistik—tidak hanya akademik dan keterampilan, tetapi juga nilai spiritual dan sosial.

Wakil Wali Kota Bukittinggi bahkan menyarankan agar sekolah lain bisa menjadikan ini sebagai percontohan dan belajar dari kolaborasi yang terjalin antara sekolah, komite, alumni, dan masyarakat.


Pesan Inspiratif

Di tengah era digital dan tantangan moral zaman, membangun tempat wudhu mungkin tampak sederhana. Tapi dari sanalah dimulai pembentukan karakter disiplin, bersih, dan cinta ibadah bagi generasi muda.

Bagi para siswa, guru, dan pemuda Minangkabau: mari jadikan ibadah sebagai nafas kehidupan, bukan sekadar rutinitas. Dan mulai dari sekolah, mari kita rawat ruang-ruang suci tempat kita mendekatkan diri kepada Allah.

  • Total page views: 48,722
WhatsApp
Facebook
Email

Informasi Terbaru

Pilihan Editor