Bukittinggi, KotaBukittinggi.com – Pada hari ini, Kota Bukittinggi menyaksikan momen penting dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui serah terima jabatan (sertijab) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan pelantikan pengurus periode 2025-2030. Acara ini menandai komitmen baru dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Bukittinggi.
Prosesi Serah Terima Jabatan dan Pelantikan Pengurus
Acara dimulai dengan penandatanganan naskah berita acara oleh Wakil Ketua TP PKK Kota Bukittinggi periode 2021-2024, Ny. Nurna Eva Karmila Marfendi, kepada Ketua TP PKK yang baru, Ny. Yesi Endriani Ramlan. Prosesi ini berlangsung khidmat dan lancar, mencerminkan kesinambungan kepemimpinan dalam organisasi yang berperan vital bagi masyarakat. citeturn0search0
Setelah sertijab, dilanjutkan dengan pelantikan pengurus TP PKK Bukittinggi periode 2025-2030. Para pengurus yang dilantik diharapkan dapat membawa semangat baru dalam menjalankan program-program yang telah direncanakan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di Bukittinggi.
Peran Strategis TP PKK dalam Pemberdayaan Masyarakat
TP PKK memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Melalui 10 program pokoknya, TP PKK berfokus pada berbagai aspek, mulai dari pendidikan dan keterampilan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi keluarga.
Dengan kepemimpinan baru, diharapkan program-program tersebut dapat lebih efektif dan tepat sasaran. Ny. Yesi Endriani Ramlan, sebagai Ketua TP PKK yang baru, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan mengembangkan program-program yang telah berjalan. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara TP PKK dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama.
Harapan dan Tantangan ke Depan
Pergantian kepemimpinan ini membawa harapan baru bagi masyarakat Bukittinggi. Namun, tantangan ke depan juga tidak kalah besar. Perubahan sosial dan ekonomi yang cepat menuntut TP PKK untuk lebih adaptif dan inovatif dalam merancang program-programnya.
Salah satu tantangan utama adalah meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kegiatan TP PKK. Dengan target pembaca media online KotaBukittinggi.com yang berusia 18-50 tahun, penting bagi TP PKK untuk merancang program yang menarik dan relevan bagi generasi milenial dan generasi Z. Penggunaan teknologi dan media sosial dapat menjadi alat efektif untuk mencapai tujuan tersebut.
Kolaborasi dengan Media dan Komunitas Lokal
Untuk mencapai target tersebut, kolaborasi dengan media dan komunitas lokal menjadi kunci. Media online seperti KotaBukittinggi.com dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi dan mengedukasi masyarakat tentang program-program TP PKK. Selain itu, kerjasama dengan komunitas lokal dapat memperluas jangkauan dan dampak program yang dijalankan.
Sebagai contoh, program pelatihan keterampilan bagi ibu rumah tangga dapat dipromosikan melalui media online dan melibatkan komunitas lokal sebagai fasilitator. Dengan demikian, program tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga memperkuat jaringan sosial di masyarakat.
Pentingnya Evaluasi dan Transparansi
Untuk memastikan efektivitas program, evaluasi berkala dan transparansi dalam pelaksanaan menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Masyarakat perlu mengetahui perkembangan dan hasil dari program-program yang dijalankan oleh TP PKK. Hal ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan masyarakat, tetapi juga mendorong partisipasi aktif dalam setiap kegiatan.
Ny. Yesi Endriani Ramlan menekankan pentingnya evaluasi dan transparansi dalam kepemimpinannya. Beliau berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. “Kami ingin setiap program yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, masukan dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat kami harapkan,” ujarnya.
Serah terima jabatan Ketua TP PKK Kota Bukittinggi dan pelantikan pengurus periode 2025-2030 menandai awal baru dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Dengan kepemimpinan dan semangat baru, diharapkan TP PKK dapat menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di Bukittinggi.
Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media dan komunitas lokal, serta komitmen terhadap evaluasi dan transparansi, menjadi kunci keberhasilan program-program yang dijalankan. Dengan demikian, TP PKK dapat terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat Bukittinggi yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.
Sebagai masyarakat, mari kita dukung dan berpartisipasi aktif dalam program-program TP PKK untuk mewujudkan Bukittinggi yang lebih baik.








