Bukittinggi, KotaBukittinggi.com – Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mendesak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Provinsi Sumatera Barat untuk segera menata ulang dan mengembalikan fungsi utama Terminal Tipe A Simpang Aur. Penataan ini dianggap mendesak mengingat kondisi terminal yang semakin semrawut dan tidak sesuai peruntukannya.
Kondisi Terminal yang Memprihatinkan
Dalam empat tahun terakhir, Terminal Simpang Aur mengalami penyempitan akibat peralihan fungsi. Aktivitas perdagangan berlangsung di area yang tidak sesuai peruntukannya, termasuk penggunaan jalan sebagai lokasi berdagang. Hal ini menyebabkan terminal kehilangan fungsi utamanya sebagai pusat transportasi yang aman dan nyaman.
Wali Kota Ramlan menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mengatur kawasan terminal agar berfungsi sebagaimana mestinya. Beliau meminta BPTD Sumbar segera mengambil langkah konkret untuk memastikan terminal kembali ke fungsi utamanya.
Komitmen Pemerintah Kota dan Forkopimda
Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkomitmen mengembalikan ketertiban dan keindahan Terminal Simpang Aur Kuning. Sebagai kota wisata, Bukittinggi harus menjadi kota yang aman dan nyaman bagi semua orang. Penegakan aturan akan dilakukan tanpa toleransi terhadap pelanggaran yang dapat menghambat upaya menciptakan ketertiban.
Tanggapan BPTD Sumbar
Kepala BPTD Kelas II Sumatera Barat, Muhammad Majid Darmawan, menyampaikan terima kasih atas dukungan Wali Kota Bukittinggi untuk pembenahan Terminal Simpang Aur. Pihaknya akan segera mengambil langkah-langkah strategis sesuai arahan Wali Kota, termasuk melakukan pengaturan zona guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi para pengguna terminal.
Pentingnya Revitalisasi Terminal
Revitalisasi terminal memiliki peran penting dalam mempermudah pengguna angkutan umum dan meningkatkan citra kota. Terminal yang tertata dengan baik akan memberikan kenyamanan bagi penumpang dan pengemudi, serta mendukung kelancaran arus lalu lintas. Selain itu, terminal yang berfungsi optimal dapat meningkatkan perekonomian lokal melalui aktivitas perdagangan yang teratur dan sesuai peruntukannya.
Dampak Positif bagi Masyarakat dan Pariwisata
Penataan ulang Terminal Simpang Aur diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Bukittinggi dan sektor pariwisata. Dengan terminal yang bersih, aman, dan nyaman, wisatawan akan merasa lebih nyaman saat berkunjung. Hal ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian kota.
Harapan ke Depan
Masyarakat Bukittinggi berharap agar penataan Terminal Simpang Aur dapat segera direalisasikan. Kolaborasi antara pemerintah kota, BPTD Sumbar, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan Terminal Simpang Aur dapat kembali berfungsi optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pihak terkait.
KotaBukittinggi.com akan terus memantau perkembangan terkait penataan Terminal Simpang Aur dan memberikan informasi terkini kepada pembaca.








