Donor Darah Massal di Terminal Aur Kuning, Bukittinggi

Kolaborasi dengan PMI Bukittinggi, Terminal Aur Kuning

Bukittinggi – Terminal Aur Kuning Bukittinggi kembali menjadi pusat perhatian masyarakat. Bukan karena aktivitas transportasi semata, melainkan melalui kegiatan sosial kemanusiaan berupa donor darah massal. Acara ini terlaksana berkat kolaborasi antara pengelola Terminal Aur Kuning dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi pada Kamis, 12 September 2025.

Kegiatan tersebut menargetkan 50 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Bukittinggi dan sekitarnya. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, mulai dari para penumpang, sopir angkutan, pedagang, hingga pegawai yang ada di sekitar terminal.


Sinergi Terminal dan PMI untuk Kemanusiaan

Kepala Terminal Aur Kuning, dalam keterangannya, menyebutkan bahwa kegiatan donor darah ini menjadi bukti nyata peran terminal bukan hanya sebagai simpul transportasi, tetapi juga ruang publik yang bisa memberikan manfaat sosial.

“Terminal bukan hanya tempat orang datang dan pergi, tetapi juga wadah kebersamaan. Lewat donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa terminal bisa menjadi pusat kegiatan kemanusiaan yang berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMI Bukittinggi menekankan pentingnya stok darah yang memadai, terutama untuk kebutuhan pasien di rumah sakit.
“Donor darah adalah aksi kecil yang menyelamatkan banyak nyawa. Setiap kantong darah yang terkumpul bisa menjadi harapan hidup bagi pasien yang sedang berjuang melawan penyakit,” jelasnya.


Antusiasme Peserta dan Dukungan Masyarakat

Sejak pagi, puluhan orang sudah mengantre di lokasi donor yang disediakan di area terminal. Proses registrasi, pengecekan kesehatan, hingga pengambilan darah berlangsung dengan tertib.

Beberapa sopir angkutan yang sedang menunggu penumpang juga ikut serta mendonorkan darah. Salah seorang sopir angkot, Rahmat, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat.
“Biasanya kalau menunggu penumpang, kami hanya duduk-duduk. Sekarang bisa sekalian donor darah, insya Allah jadi amal jariyah juga,” ujarnya sambil tersenyum.

Selain sopir, pedagang dan masyarakat sekitar terminal juga terlihat ikut serta. Bahkan sejumlah mahasiswa yang kebetulan melintas ikut mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut.


Target 50 Kantong Darah untuk Kebutuhan Pasien

PMI Bukittinggi menetapkan target 50 kantong darah dalam aksi ini. Jumlah tersebut diperkirakan cukup signifikan untuk menambah stok darah di bulan September 2025.

Kebutuhan darah di Bukittinggi sendiri terus meningkat, seiring dengan banyaknya pasien yang membutuhkan transfusi akibat kecelakaan, operasi, atau penyakit kronis. Dengan adanya kegiatan donor darah massal di Terminal Aur Kuning, diharapkan pasokan darah tetap terjaga sehingga tidak terjadi kekurangan di rumah sakit.


Makna Sosial di Balik Aksi Donor Darah

Donor darah tidak sekadar kegiatan medis, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial. Terminal Aur Kuning, yang dikenal sebagai salah satu terminal terbesar di Sumatera Barat, dipilih sebagai lokasi karena setiap hari menjadi titik temu ribuan orang dengan latar belakang berbeda.

Dengan melibatkan semua lapisan masyarakat, mulai dari pengemudi, pedagang, hingga penumpang, kegiatan ini menegaskan bahwa nilai kemanusiaan bisa tumbuh di mana saja, termasuk di pusat transportasi.


Sejarah Singkat Donor Darah dan PMI di Bukittinggi

Tradisi donor darah di Bukittinggi sudah berlangsung sejak lama, dengan PMI sebagai motor penggeraknya. Palang Merah Indonesia berdiri sejak 1945 dan terus konsisten memberikan pelayanan kemanusiaan, termasuk penyediaan darah untuk pasien.

Di Bukittinggi, PMI memiliki peran penting karena kota ini juga menjadi salah satu pusat layanan kesehatan di Sumatera Barat. Banyak pasien dari daerah sekitar yang dirujuk ke rumah sakit di Bukittinggi, sehingga kebutuhan darah di kota ini terbilang tinggi.

Dengan adanya kegiatan seperti di Terminal Aur Kuning, peran PMI semakin terbantu dalam menjaga ketersediaan darah.


Harapan ke Depan: Terminal sebagai Pusat Aktivitas Sosial

Kegiatan donor darah di Terminal Aur Kuning diharapkan menjadi langkah awal untuk menjadikan terminal sebagai pusat aktivitas sosial yang lebih luas. Tak hanya donor darah, ke depan terminal bisa menjadi tempat edukasi kesehatan, kampanye lingkungan, hingga kegiatan seni budaya yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Terminal harus menjadi tempat yang humanis, bukan sekadar ruang transit. Kami ingin menghadirkan wajah baru terminal sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat Bukittinggi,” tambah Kepala Terminal.


Pesan Inspiratif

Donor darah adalah bentuk nyata dari kepedulian yang tidak memandang profesi, usia, atau latar belakang. Satu kantong darah yang kita berikan bisa menjadi kehidupan bagi orang lain.

Kegiatan di Terminal Aur Kuning Bukittinggi ini memberikan pelajaran berharga: kebersamaan dan solidaritas bisa lahir dari mana saja, bahkan dari sebuah terminal yang sehari-harinya identik dengan aktivitas transportasi.

Bagi generasi muda, inilah saatnya ikut berkontribusi melalui aksi-aksi kecil namun berdampak besar. Mari jadikan donor darah sebagai gaya hidup sehat sekaligus amal kebaikan yang berkelanjutan.

  • Total page views: 50,085
WhatsApp
Facebook
Email

Informasi Terbaru

Pilihan Editor