Ramlan Serahkan Peta Toponimi Bukittinggi 1972 ke Kemendagri

Ramlan Serahkan Peta dan Toponimi Bukittingi

Bukittinggi – Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmantias, menyerahkan Peta dan Toponimi Kota Bukittinggi edisi tahun 1972 kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penyerahan dokumen bersejarah ini dilakukan di Jakarta pada Selasa (9/9/2025), dan disambut langsung oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri RI.

Ramlan menjelaskan bahwa penyerahan peta tersebut merupakan bagian dari upaya melestarikan arsip berharga yang menjadi dasar perkembangan tata ruang dan administrasi wilayah Bukittinggi. “Dokumen ini bukan hanya sekadar peta, tetapi juga catatan perjalanan sejarah yang penting dalam memahami perkembangan kota Bukittinggi dari masa ke masa,” ungkap Ramlan.

Menurutnya, peta dan toponimi yang disusun pada tahun 1972 memiliki nilai otentik yang tidak bisa dipisahkan dari identitas Bukittinggi. Keberadaan dokumen tersebut dapat membantu memperkaya basis data nasional dalam penataan ruang, sekaligus memperkuat posisi Bukittinggi sebagai kota bersejarah dan kota wisata unggulan di Sumatera Barat.

Nilai Historis Peta Toponimi

Peta edisi 1972 ini mencatat berbagai detail mengenai batas administratif, kawasan permukiman, hingga toponimi (penamaan geografis) yang digunakan pada era tersebut. Banyak di antaranya yang kini sudah mengalami perubahan, baik karena perkembangan pembangunan maupun perubahan nomenklatur wilayah.

Penyerahan ini juga menjadi momentum penting untuk menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelengkapan arsip negara. Dengan masuknya dokumen ini ke dalam koleksi nasional, pemerintah pusat dapat lebih mudah menyusun kebijakan berbasis data historis, terutama terkait tata kota, perencanaan pembangunan, dan pelestarian warisan budaya.

“Keberadaan arsip ini akan sangat membantu dalam upaya kita mengharmonisasikan data toponimi secara nasional. Dengan begitu, setiap kota dan kabupaten memiliki basis informasi yang sama dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun administrasi,” jelas pejabat Kemendagri saat menerima penyerahan.

Bukittinggi: Kota Bersejarah dengan Identitas Kuat

Bukittinggi bukan sekadar kota wisata, tetapi juga menyimpan jejak panjang sejarah Indonesia. Dari masa kolonial Belanda, perjuangan kemerdekaan, hingga era modern, kota ini selalu memainkan peran strategis. Penyerahan peta tahun 1972 menjadi pengingat bahwa identitas kota harus dijaga melalui arsip dan dokumen autentik.

Kota Bukittinggi sendiri sejak lama dikenal sebagai pusat pendidikan, perdagangan, dan budaya Minangkabau. Keberadaan Jam Gadang, benteng Fort de Kock, hingga pasar tradisional yang masih aktif hingga kini, menjadi bukti nyata kekayaan sejarah yang melekat pada setiap sudut kota. Arsip peta toponimi 1972 menambah daftar panjang warisan yang perlu dijaga keberlangsungannya.

Relevansi di Era Digital

Meski saat ini teknologi digital telah mempermudah penyusunan peta dengan akurasi tinggi, dokumen fisik dari masa lalu tetap memiliki nilai tak tergantikan. Arsip seperti peta Bukittinggi 1972 berperan sebagai penguat narasi sejarah, sekaligus alat pembanding dalam menilai perubahan kota.

Bagi generasi muda, keberadaan peta ini dapat dijadikan bahan pembelajaran tentang bagaimana sebuah kota berkembang dan bagaimana identitas geografisnya terbentuk. Dengan begitu, rasa memiliki dan kepedulian terhadap sejarah lokal bisa tumbuh lebih kuat.

Ajakan untuk Generasi Muda

Melestarikan sejarah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Peta Bukittinggi edisi 1972 ini menjadi pengingat bahwa setiap jejak masa lalu punya arti penting bagi masa kini dan masa depan.

Sebagai generasi muda, sudah sepatutnya kita ikut menjaga, mendokumentasikan, dan menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah lokal. Dengan begitu, Bukittinggi tidak hanya dikenal sebagai kota wisata, tetapi juga sebagai kota yang memiliki identitas kuat, berakar pada sejarah, dan tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman.

  • Total page views: 50,097
WhatsApp
Facebook
Email

Informasi Terbaru

Pilihan Editor