Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) kembali mengambil langkah strategis dalam mengatasi kemacetan yang kerap terjadi selama periode mudik Lebaran. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, bersama Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, meresmikan penerapan sistem satu arah (one way) pada jalur Padang-Bukittinggi. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar arus mudik dan balik selama libur Lebaran 2025.
Penerapan Sistem One Way: Jadwal dan Rute
Sistem one way direncanakan berlaku pada tanggal 28 hingga 30 Maret dan 4 hingga 6 April 2025, dengan jam operasional dari pukul 12.00 hingga 17.00 WIB. Rute yang diberlakukan meliputi Padang-Bukittinggi melalui Padang Panjang dan sebaliknya, Bukittinggi-Padang via Malalak. Selain itu, jalan tol akan difungsikan untuk dua arah dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB selama libur Lebaran. Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Hansastri, menyatakan bahwa persiapan menjelang Lebaran telah dimatangkan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Tujuan dan Harapan Penerapan Sistem One Way
Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa penerapan sistem one way ini merupakan upaya bersama antara Pemprov Sumbar dan Polda Sumbar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik. Beliau mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dan berharap langkah ini dapat mengurangi kemacetan signifikan di jalur utama Padang-Bukittinggi.
Persiapan Infrastruktur dan Pengamanan
Untuk mendukung kelancaran penerapan sistem one way, Dinas Perhubungan Sumbar telah memasang rambu-rambu, papan imbauan, serta menyiapkan pos pengamanan di jalur one way, termasuk di Padang Luar, Koto Mambang, Exit Tol Padang Tarok, dan Padang Panjang. Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP M. Irsyad F. R, mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan, termasuk mengikuti rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan agar kemacetan dapat diminimalkan.
Evaluasi dan Keberlanjutan Program
Keberhasilan penerapan sistem one way pada tahun-tahun sebelumnya menjadi dasar bagi Pemprov Sumbar untuk melanjutkan kebijakan ini. Gubernur Mahyeldi menyebut bahwa sinergitas antara Pemprov dan Polda Sumbar telah membuahkan hasil positif dalam mengurai kemacetan selama masa libur Lebaran. Evaluasi akan terus dilakukan untuk menyempurnakan pelaksanaan di masa mendatang.
Dukungan dari Pemerintah Daerah
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmantias, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa pemberlakuan sistem one way menandakan kemajuan daerah. Beliau berharap langkah ini dapat meminimalisir kemacetan di Bukittinggi, mengingat peningkatan jumlah pengunjung selama libur Lebaran.
Imbauan kepada Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kerjasama dari semua pihak diharapkan dapat menciptakan arus mudik dan balik yang lancar serta aman bagi seluruh pengguna jalan.
Penerapan sistem one way pada jalur Padang-Bukittinggi merupakan salah satu upaya konkret Pemprov Sumbar dan Polda Sumbar dalam meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2025. Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan arus lalu lintas dapat berjalan lebih lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan lebih tenang dan bahagia.








