Rincian Penindakan: Tilang, E-TLE, dan Teguran
Dalam penindakan, 279 pelanggar menjalani tilang manual, sementara 24 lainnya terjaring ETLE statis. Sebanyak 360 orang hanya mendapat teguran ringan
Mayoritas pelanggar berasal dari pengguna sepeda motor — tercatat 230 unit. Aksi dominan berupa tidak menggunakan helm (151 kasus), pengendara di bawah umur (37), dan melawan arus (26)
“Masih tingginya jumlah anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor menjadi perhatian serius. Ini sangat membahayakan…” tegas Reza
Sementara itu, pelanggaran umum pada kendaraan roda empat adalah tidak menggunakan sabuk pengaman dan melawan arus
Catatan untuk Orangtua dan Masyarakat
Polda Sumbar mengimbau para orangtua untuk lebih berhati-hati memberikan izin anak usia bawah umur mengendarai sepeda motor di jalan. Resiko kecelakaan pada usia dini sangat tinggi dan membahayakan semua pengguna jalan
Sikap Humanis Dalam Penegakan
Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menekankan pada prinsip humanis, di mana personel di lapangan tetap menjaga sikap empati saat melakukan tindakan penindakan
Selain menegakkan hukum, operasi ini juga meliputi sosialisasi pentingnya tertib berlalu lintas dan pemenuhan kewajiban administrasi kendaraan seperti pajak.
Dampak dan Tujuan Operasi
Operasi Patuh Singgalang dirancang untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Sumbar. Targetnya:
- Menurunkan jumlah kecelakaan lalu lintas dan fatalitas.
- Meningkatkan kedisiplinan pengendara.
- Meningkatkan kepatuhan administrasi, termasuk pajak kendaraan
Tahun lalu, dalam operasi sejenis, tingkat kecelakaan menurun 2%, korban meninggal turun 1%, meski ada kenaikan kecil pada luka ringan dan berat.
Konteks Operasi Patuh Singgalang
Program Patuh Singgalang merupakan agenda nasional untuk menciptakan ketertiban berlalu lintas. Seluruh Polda di Indonesia melaksanakan operasi serentak tiap Juli sejak beberapa tahun terakhir.
Sumbar menyusul pelaksanaan di daerah seperti Pasaman, Agam, dan Padang Panjang beberapa hari sebelumnya
Fakta Tambahan & Dampak Positif
Seiring operasi, Diskominfo Sumbar mencatat peningkatan pemahaman pengguna jalan terhadap peran ETLE (kamera tilang elektronik) dalam mendeteksi pelanggaran otomatis.
Kampanye dari tahun ke tahun menunjukkan tren positif: kesadaran publik meningkat, pelanggaran menurun, dan kerja sama dengan orangtua makin digalakkan.
Dalam masa digitalisasi, hasil pelanggaran juga diintegrasikan dalam sistem otomatis Samsat, mempercepat pengurusan pajak kendaraan.
Ajakan Inspiratif untuk Pembaca Muda (18–50 Tahun)
Pemuda Bukittinggi dan seluruh Sumbar—anda punya peran. Yuk:
- Patuhi aturan lalu lintas: helm, sabuk pengaman, tidak melawan arus.
- Pantau anak-anak: cegah mereka mengemudi saat belum layak.
- Bagikan edukasi: media sosialmu bisa jadi alat penyadaran.
- Ikut dukung operasi: hormati petugas, ikut sosialiasi.
- Coba teknologi berkendara: seperti aplikasi pengingat pajak atau helm pintar.
Mari bersama-jaga keselamatan dan menjadikan berkendara sebagai budaya tanggung jawab.








