Pemko Bukittinggi Siapkan Penamaan RSUD Baru, Wako Ramlan: Segera Rampung

RSUD Bukittinggi

Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi tengah mematangkan persiapan penamaan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang baru dibangun. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, memastikan bahwa tahapan administrasi, termasuk penetapan nama resmi rumah sakit, sedang digodok agar sesuai dengan regulasi dan identitas kota.

Ramlan menjelaskan, pemilihan nama RSUD tidak bisa dilakukan sembarangan. Nama tersebut harus melewati proses kajian, pembahasan dengan DPRD, serta berpedoman pada aturan Kementerian Dalam Negeri.
“Penamaan RSUD ini harus dipersiapkan secara matang, karena akan menjadi identitas pelayanan kesehatan masyarakat Bukittinggi di masa depan,” ujarnya.


Proses Penetapan Nama

Menurut Ramlan, pemerintah kota telah membentuk tim kecil untuk menyiapkan usulan nama yang nantinya akan disampaikan secara resmi kepada DPRD Bukittinggi. Usulan tersebut dipastikan mempertimbangkan aspek sejarah, budaya, hingga tokoh yang berjasa bagi pembangunan kota.

“Penetapan nama rumah sakit tidak hanya sekadar formalitas. Nama itu harus mengandung nilai, makna, dan filosofi yang bisa menginspirasi masyarakat,” tambahnya.

Dalam beberapa kesempatan, Pemko Bukittinggi juga membuka ruang diskusi dengan tokoh masyarakat, akademisi, hingga tenaga kesehatan agar proses penamaan lebih partisipatif dan diterima semua pihak.


RSUD Baru sebagai Pusat Pelayanan Kesehatan

Pembangunan RSUD baru di Bukittinggi menjadi salah satu program strategis daerah. Fasilitas kesehatan ini dirancang untuk meningkatkan akses pelayanan medis, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah yang membutuhkan pelayanan optimal dengan biaya terjangkau.

RSUD baru nantinya akan dilengkapi ruang rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD) yang modern, poliklinik spesialis, hingga fasilitas penunjang kesehatan lainnya. Dengan kapasitas yang lebih memadai, Pemko berharap rumah sakit ini mampu mengurangi kepadatan pasien di rumah sakit swasta maupun fasilitas kesehatan yang ada sebelumnya.

“Tujuan utama dari RSUD ini adalah memberikan pelayanan yang prima, profesional, dan merata kepada seluruh masyarakat,” jelas Ramlan.


Sejarah Panjang Bukittinggi sebagai Kota Kesehatan

Bukittinggi sejak lama dikenal sebagai salah satu pusat kesehatan di Sumatera Barat. Pada masa kolonial Belanda, kota ini sudah memiliki beberapa rumah sakit dan pusat kesehatan yang melayani masyarakat dari berbagai daerah. Bahkan hingga kini, banyak pasien dari luar kota, seperti Agam, Payakumbuh, dan Limapuluh Kota, yang berobat ke Bukittinggi.

Dengan kehadiran RSUD baru, tradisi Bukittinggi sebagai kota rujukan kesehatan akan semakin kuat. Selain itu, penetapan nama RSUD yang sarat makna diharapkan mampu mempertegas identitas Bukittinggi bukan hanya sebagai kota wisata, tetapi juga sebagai kota layanan publik yang mumpuni.


Inspirasi dari Tokoh Lokal

Dalam wacana penamaan RSUD, muncul beberapa usulan agar rumah sakit diberi nama tokoh penting asal Bukittinggi yang berjasa besar dalam pembangunan maupun perjuangan bangsa. Tokoh-tokoh tersebut antara lain ulama, pejuang kemerdekaan, hingga sosok pendidik yang lahir dari bumi Minangkabau.

Bagi sebagian masyarakat, penamaan RSUD dengan nama tokoh lokal akan menjadi bentuk penghormatan sekaligus inspirasi bagi generasi muda. Identitas tersebut diyakini dapat memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap warisan sejarah daerah.


Harapan Masyarakat

Warga Bukittinggi menyambut positif langkah pemerintah menyiapkan penamaan RSUD ini. Mereka berharap nama yang dipilih nantinya benar-benar mencerminkan nilai luhur dan sejarah panjang kota.

“Rumah sakit ini akan jadi tempat masyarakat mencari kesembuhan. Karena itu, namanya harus memberikan doa dan harapan baik,” ungkap salah seorang warga di kawasan Aur Kuning.

Selain itu, masyarakat berharap setelah resmi beroperasi, RSUD baru dapat menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tanpa membeda-bedakan status sosial pasien.


Menuju Layanan Publik yang Lebih Humanis

Keberadaan RSUD baru juga menjadi momentum penting untuk memperbaiki sistem layanan kesehatan. Pemerintah kota berkomitmen agar rumah sakit ini tidak hanya unggul dalam fasilitas, tetapi juga dalam sikap pelayanan yang humanis.

Pelayanan kesehatan yang ramah, cepat, dan profesional akan menjadi kunci sukses rumah sakit ini dalam memenangkan hati masyarakat. Bukittinggi yang selama ini dikenal dengan keramahan warganya diharapkan bisa tercermin pula dalam wajah pelayanan kesehatan publik.


Penutup dan Pesan Inspiratif

Persiapan penamaan RSUD Bukittinggi adalah langkah strategis yang lebih dari sekadar formalitas. Ia adalah upaya membangun identitas, mengabadikan nilai sejarah, dan menghadirkan simbol harapan bagi masyarakat.

Kepada generasi muda, mari kita maknai bahwa nama bukan hanya sebutan, melainkan doa, identitas, dan semangat. Saat RSUD baru ini berdiri, kita diajak untuk terus menjaga kesehatan diri dan lingkungan, sekaligus menghargai jasa tokoh-tokoh yang telah memberi inspirasi bagi kota tercinta.

Karena pada akhirnya, kesehatan bukan hanya soal fisik, melainkan juga tentang warisan, kebersamaan, dan cita-cita untuk masa depan Bukittinggi yang lebih baik.

  • Total page views: 49,058
WhatsApp
Facebook
Email

Informasi Terbaru

Pilihan Editor