Painan, 2 Mei 2025 — Kabupaten Pesisir Selatan mencatatkan prestasi gemilang dengan menempati posisi teratas dalam daftar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 di Sumatera Barat. Dengan total anggaran mencapai Rp1,764 triliun, Pesisir Selatan menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Rincian APBD Pesisir Selatan 2025
Berdasarkan data resmi, struktur APBD Pesisir Selatan tahun 2025 terdiri dari:
- Belanja Operasi: Rp1,341 triliun
- Belanja Modal: Rp149,4 miliar
- Belanja Tidak Terduga: Rp5 miliar
Alokasi anggaran ini mencerminkan prioritas pemerintah daerah dalam memperkuat sektor operasional dan investasi infrastruktur yang berkelanjutan.
Fokus pada Pendidikan dan Infrastruktur
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dengan mengalokasikan Rp768,2 miliar dari APBD 2025. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan aksesibilitas bagi masyarakat.
Selain itu, belanja modal sebesar Rp149,4 miliar diarahkan untuk pembangunan infrastruktur, termasuk jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya, guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antarwilayah.
Serapan Anggaran yang Efisien
Hingga Agustus 2024, serapan APBD Pesisir Selatan mencapai 61,11 persen atau Rp1,04 triliun dari total anggaran Rp1,6 triliun. Capaian ini menempatkan Pesisir Selatan di posisi ketiga tertinggi dalam realisasi anggaran di Sumatera Barat, setelah Tanah Datar dan Dharmasraya. Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Hellen Hasmeita, menyatakan bahwa tingginya serapan anggaran mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memacu pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kontribusi terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Belanja pemerintah daerah memiliki peran signifikan dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Pesisir Selatan, tercatat sebagai kontributor kedua terbesar setelah konsumsi rumah tangga. Hal ini menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah daerah secara langsung berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tantangan dan Strategi Ke Depan
Meskipun mencatatkan prestasi dalam pengelolaan anggaran, Pesisir Selatan menghadapi tantangan dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Data menunjukkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Pesisir Selatan berada di posisi terendah kedua di Sumatera Barat. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah daerah perlu mengimplementasikan strategi yang lebih efektif dalam mengelola sumber daya dan mendorong sektor-sektor produktif.
Peringkat APBD Kabupaten/Kota di Sumatera Barat 2025
Berikut adalah daftar lima kabupaten/kota dengan APBD terbesar di Sumatera Barat tahun 2025:
- Kabupaten Pesisir Selatan: Rp1,764 triliun
- Kota Padang: Rp1,5 triliun
- Kabupaten Agam: Rp1,3 triliun
- Kota Bukittinggi: Rp1,2 triliun
- Kabupaten Solok: Rp1,1 triliun
Peringkat ini menunjukkan distribusi anggaran yang signifikan di berbagai wilayah, mencerminkan kebutuhan dan prioritas pembangunan masing-masing daerah.
Keberhasilan Kabupaten Pesisir Selatan dalam mengelola APBD 2025 menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Namun, tantangan dalam pertumbuhan ekonomi memerlukan perhatian serius dan strategi yang tepat. Dengan pengelolaan anggaran yang efisien dan fokus pada sektor-sektor strategis, Pesisir Selatan memiliki potensi besar untuk menjadi contoh dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan di Sumatera Barat








