Bukittinggi, 30 Mei 2025 — SDIT Cahaya Hati Bukittinggi kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan menggelar Wisuda Tahfidz Angkatan ke-9 pada Kamis, 29 Mei 2025. Sebanyak 80 siswa diwisuda dalam acara yang berlangsung khidmat di lingkungan sekolah. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Bukittinggi, H. Ibnu Asis, S.Pt., yang secara resmi membuka acara dan memberikan sambutan inspiratif.
Dalam sambutannya, Wawako menyampaikan apresiasi kepada SDIT Cahaya Hati, Yayasan Wakaf Izzatul Ummah, serta seluruh lembaga pendidikan yang telah berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang unggul dan berakhlak.
“Pemerintah Kota Bukittinggi selalu siap mendukung lembaga pendidikan dalam rangka mencerdaskan anak-anak bangsa. Pendidikan merupakan investasi strategis untuk masa depan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh lembaga pendidikan di Kota Bukittinggi untuk terus menjalin kolaborasi dan kemitraan demi meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Kepada para peserta wisuda tahfidz, yang berjumlah 80 orang, Wakil Wali Kota berpesan agar terus menjaga dan mengembangkan hafalan Al-Qur’an sebagai bekal spiritual dan moral di masa mendatang.
“Pemerintah Kota Bukittinggi terus berupaya meningkatkan layanan pendidikan melalui berbagai program, seperti tabungan haji untuk pelajar, transportasi angkot gratis, serta pemberian seragam gratis bagi siswa,” tutupnya.
Komitmen SDIT Cahaya Hati dalam Pendidikan Islam
SDIT Cahaya Hati Bukittinggi, yang berlokasi di Jl. Pabelokan, Pakan Labuh, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, merupakan lembaga pendidikan yang mengusung visi “Terwujudnya Sekolah Islam yang Unggul”. Sekolah ini menekankan pada keunggulan dalam karakter Islami, tahfizh Al-Qur’an, serta prestasi akademik dan non-akademik.
Dengan misi menciptakan pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional serta peserta didik yang hafizh dan hafizhah, SDIT Cahaya Hati berupaya membimbing siswa untuk mengenali dan mengembangkan potensi diri mereka. Sekolah ini juga aktif melibatkan masyarakat dan stakeholder dalam peningkatan dan pengembangan pendidikan berbasis aqidah.
Menurut data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, SDIT Cahaya Hati memiliki 29 guru dan 494 siswa, dengan kurikulum SD Merdeka dan penyelenggaraan sekolah sehari penuh selama 5 hari. Sekolah ini telah terakreditasi B dan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program unggulan.
Harapan untuk Masa Depan Pendidikan Bukittinggi
Kegiatan wisuda tahfidz ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bukittinggi, unsur Forkopimca, perwakilan Kementerian Agama, kepala sekolah, serta orang tua dan wali murid siswa SDIT Cahaya Hati. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya mencetak generasi Qur’ani yang unggul.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, diharapkan Kota Bukittinggi dapat terus berkembang menjadi kota yang unggul dalam bidang pendidikan, khususnya dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan berprestasi.








